Beli Bakso Lewat Online, Warga di Palembang Kaget Temukan Kodok di Dalam Bungkus
Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga Palembang menemukan seekor kodok di dalam pesanan bakso yang dibeli lewat aplikasi daring mendadak viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @plglipp.co, tampak pembeli awalnya menuangkan isi bungkusan bakso ke dalam mangkuk.
Di dalam plastik bening itu terlihat beberapa butir bakso besar dan kecil, sayuran, bihun, serta kuah lengkap dengan daun seledri. Namun, tak lama kemudian, ia menunjukkan sesuatu yang tak wajar—seekor kodok kecil tampak berada di dalam bungkusan tersebut.
"Kami beli bakso lewat Shpee, pas dibukak, ado kodknyo di dalem, min!" tulis keterangan dalam unggahan video itu.
Unggahan tersebut tidak mencantumkan lokasi pasti kejadian, namun disebutkan bahwa pembelinya merupakan warga Palembang, Sumatera Selatan. Hingga Kamis (9/10/2025), video itu sudah ditonton lebih dari 150 ribu kali dan menuai banyak komentar dari warganet yang terkejut dan penasaran dengan identitas penjual bakso tersebut.
Respons Paguyuban Bakso di Sumatera Selatan
Menanggapi viralnya video tersebut, Ketua Umum Paguyuban Bakso Solo Berseri (PBSB) Sumatera Selatan, Tugimin, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa penjual bakso dalam video itu bukan anggota paguyubannya dan menilai tudingan tersebut tidak masuk akal.
“Tidak masuk akal bakso ada kodoknya, lebih murah bakso dari daging sapi daripada kodok,” ujar Tugimin, Rabu (8/10/2025).
Ia berharap masyarakat tidak langsung mengaitkan kejadian ini dengan seluruh pedagang bakso, karena dapat merugikan banyak pelaku usaha yang tidak terlibat.
Komplain Pembeli dan Respons Penjual
Dalam video yang sama, pembuat konten menjelaskan bahwa dirinya sudah mengajukan komplain kepada pemilik warung bakso dan meminta pengembalian uang. Menurut narasi di video, penjual sempat menolak mengembalikan uang penuh dengan alasan potongan PPN pembelian daring.
“Awalnya pemilik bakso hanya mau mengembalikan Rp30 ribu saja bukan Rp34 ribu dengan alasan PPN Shopee, tapi setelah diancam bakal diviralkan dia baru mau mengembalikan uangnya utuh Rp34 ribu,” tulis narasi dalam video tersebut.
Sementara itu, Corporate Communications Lead Shopee, Yunita Purnamasari, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut.
Video bakso berisi kodok itu telah disukai lebih dari 1.000 kali dan mendapat ratusan komentar dari warganet. Banyak yang meminta pembuat video untuk menyebutkan nama warung bakso agar masyarakat bisa berhati-hati.
Namun, sebagian warganet juga mengingatkan agar unggahan seperti ini tidak menimbulkan fitnah yang justru dapat merugikan pedagang bakso lain yang tidak bersalah, terutama di kawasan Seberang Ulu, Palembang.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Bakso Kodok Bikin Warga Resah di Palembang, Konsumen Komplain dan Minta Pengembalian Uang
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.