Cara Membuat Rumah Sempit Jadi Lapang, Desainer Interior Beri Saran Ini

Jika Anda tinggal di hunian berukuran kecil, tentu tahu bahwa setiap jengkal ruang sangat berharga.
Meski tak bisa merenovasi besar-besaran untuk memperluas lahan, namun ada sejumlah keputusan dekorasi yang tepat yang bisa membuat hunian terlihat dan terasa lebih lapang.
Jika Anda ingin menyegarkan tampilan rumah dan mencari cara untuk memperluas kesan di setiap ruangan, para desainer interior ini membagikan tips, trik, dan teknik andalan mereka agar ruang tamu, kamar tidur, dapur, hingga ruang makan di rumah atau apartemen kecil terasa jauh lebih luas.
Tips membuat rumah sempit jadi lapang
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat rumah sempit menjadi terkesan lebih luas dan lapang:
1. Maksimalkan cahaya alami
Dilansir dari The Spruce (4/1/2026), desainer interior Kathy Kuo menyarankan untuk memaksimalkan cahaya alami yang masuk melalui jendela untuk membuat ruang terlihat lebih lapang.
Menambah cahaya alami di dalam ruangan dan membiarkannya memantul ke seluruh area akan langsung membuat ruang terasa lebih lapang.
Ada satu elemen dekorasi yang hampir selalu digunakan Kuo untuk mencapai efek ini.
“Cermin dinding adalah cara yang sangat baik untuk menambah cahaya dan kedalaman, dan juga bisa berfungsi sebagai elemen desain yang berdiri sendiri,” ujarnya.
“Memanfaatkan cahaya dengan tepat akan membuat ruangan kecil terasa lebih ringan dan lebih mengundang,” sambungnya.
2. Gunakan cat yang terang
Cara cepat lainnya untuk membuat ruang kecil terasa lebih lapang adalah dengan mengganti warna cat.
Warna-warna seperti putih, krem, serta nuansa pastel lembut seperti biru, merah muda, dan hijau, bisa membantu memantulkan lebih banyak cahaya alami sehingga memperluas tampilan dan suasana ruangan.
“Warna dinding yang lebih terang akan membantu menciptakan ilusi kedalaman dan kesan luas,” ujar Kuo.
“Sementara warna dinding yang lebih gelap, meskipun sering kali terlihat indah, bisa menimbulkan kesan lebih berat dan justru menegaskan batas-batas ruang secara jelas, dari mana sebuah ruang dimulai dan berakhir.”
3. Hindari furnitur besar
Hindari menggunakan furnitur besar dan berat agar ruang terlihat lebih lapang.
Tata letak yang dirancang dengan cermat menjadi hal penting saat mendekorasi ruang berukuran kecil.Menurut spesialis desain dan konstruksi Elizabeth Vergara, membangun kesan seimbang dan terbuka melalui pemilihan ukuran serta penempatan furnitur akan sangat menentukan hasil akhirnya.
“Sesuaikan skala furnitur dengan ukuran ruangan, dan hindari perabot berukuran terlalu besar yang dapat mendominasi ruang,” ujar Vergara.
“Menata furnitur agar memaksimalkan alur pergerakan dan menjaga jalur tetap terbuka juga penting. Menggeser sofa atau kursi menjauh dari dinding akan memungkinkan sirkulasi yang lebih baik,” sambungnya.
Ia menambahkan, memilih kursi dan sofa yang ditopang kaki-kaki tinggi juga dapat menciptakan lebih banyak area lantai yang terlihat, sehingga ruangan terasa lebih lega dan tidak sesak.
4. Pilih furnitur multifungsi
Tips berikutnya untuk membuat ruang terasa lebih luas adalah memaksimalkan penggunaan furnitur multifungsi.
Perabot jenis ini dapat menghadirkan ruang penyimpanan tersembunyi, tambahan tempat duduk, hingga opsi tempat tidur, sekaligus membantu menjaga area lantai tetap terbuka.
“Setiap kali Anda bisa menghadirkan furnitur yang memiliki lebih dari satu fungsi, itu adalah keuntungan besar bagi ruang kecil,” ujar Kuo.
5. Memanfaatkan celah vertikal
Meskipun rumah berukuran kecil memiliki luas lantai yang lebih terbatas, ruang vertikal yang tersedia umumnya tidak kalah dibandingkan rumah berukuran lebih besar.
Seorang dekorator interior, Arin Agase, menyarankan memanfaatkan ceruk-ceruk yang tinggi dan sempit sebagai area penyimpanan atau rak.
“Saya suka mengajak klien untuk berpikir di luar kebiasaan. Belajar memanfaatkan setiap celah dan sudut adalah sebuah seni dalam menata ruang kecil,” ujarnya.
“Sebagai contoh, furnitur konsol tidak selalu harus ditempatkan di area pintu masuk, dan rak tangga bisa digunakan untuk menyimpan peralatan makan atau keramik, sekaligus mempercantik ruang sambil menciptakan solusi penyimpanan vertikal,” sambungnya.
6. Pilih tirai/gorden yang tipis berwarna terang
Pemilihan gorden juga memengaruhi kesan keseluruhan ruangan.
“Tirai dapat langsung mengangkat tampilan seluruh ruangan,” ujarnya. “Apa pun ukuran ruangan atau panjang tirai, pastikan batang tirai dipasang sedekat mungkin dengan plafon.”
Untuk membuat cahaya tetap bisa masuk melalui jendela dan membantu memberi kesan ruang yang lebih lapang, para desainer menyarankan penggunaan tirai tipis dan ringan, berwarna putih atau berbahan linen alami.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang