Top 5+ Pengganti Telur untuk Bikin Kue, Pengidap Alergi Telur Wajib Tahu
Kue menjadi salah satu kudapan manis yang banyak digemari. Teksturnya yang lembut, mengembang, dan empuk salah satunya diperoleh dari penggunaan telur sebagai bahan utama.
Namun, tidak semua orang dapat mengonsumsi telur—baik karena alergi maupun pilihan gaya hidup tertentu.
Bagi kamu yang tidak mengonsumsi telur, membuat kue sering kali menjadi tantangan. Padahal, ada sejumlah bahan yang dapat menggantikan fungsi telur tanpa mengurangi kualitas kue.
Mulai dari memberi struktur, mengikat adonan, hingga membantu kue mengembang.
5 bahan pengganti telur untuk membuat kue
Berikut beberapa alternatif pengganti telur yang bisa digunakan saat membuat kue:
1. Protein whey
Bubuk whey bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin mendapatkan fungsi serupa telur dalam kue. Menurut Think USA Dairy, whey memiliki kandungan protein tinggi sehingga dapat memberikan struktur yang kokoh pada makanan panggang.
Bubuk protein, seperti protein whey, protein kedelai, protein putih telur, dan protein kasein, juga dapat menjadi pilihan minuman untuk diet yang terbukti mampu menurunkan berat badan.
Untuk menggantikan satu butir telur, buat pasta dari campuran bubuk whey, air, dan minyak. Gunakan rasio:
- 15 persen whey
- 10 persen minyak
- 75 persen air
Satu telur besar memiliki berat sekitar 2 ons, jadi pastikan pasta whey yang Anda buat setara beratnya.
Metode ini cocok untuk brownies, cheesecake, isian kue, dan berbagai jenis kue lainnya. Menariknya, penggunaan whey juga membuat kue tetap lembap dan tahan lebih lama.
2. Pisang tumbuk
Pisang tumbuk adalah pengganti telur yang paling praktis karena mudah ditemukan di dapur. Selain berfungsi sebagai pengikat, pisang juga memberikan kelembapan alami pada adonan.
Ilustrasi pisang. Pisang dikenal sebagai buah yang kaya manfaat dan dapat dikonsumsi kapan saja. Namun, waktu makan pisang ternyata dapat memengaruhi energi, pencernaan, hingga nafsu makan seseorang.
Kelebihannya, pisang memiliki rasa manis alami yang tidak mengganggu cita rasa kue. Namun, pada resep dengan porsi besar, aroma pisang bisa lebih dominan, jadi perhatikan jenis kue yang ingin dibuat.
Gunakan 1 buah pisang matang untuk menggantikan 1 butir telur.
3. Minyak sayur dan air
Jika Anda membutuhkan solusi cepat, minyak sayur merupakan alternatif yang sangat praktis. Untuk resep yang hanya membutuhkan satu butir telur, cukup gunakan:
Ilustrasi minyak sayur. Minyak sayur adalah salah satu sumber lemak tak jenuh ganda yang digunakan untuk menggantikan lemak jenuh dan lemak trans yang tidak sehat.
- ¼ cangkir (4 sdm) minyak sayur
Tanpa tambahan air.
Namun, jika resep membutuhkan lebih banyak telur, Anda bisa membuat campuran khusus menggunakan:
- 1½ sdm minyak
- 1½ sdm air
- 1 sdt baking powder
Campuran ini dapat digunakan untuk menggantikan satu butir telur dan menghasilkan tekstur yang lembut.
4. Cuka dan soda kue
Cuka dan soda kue merupakan kombinasi yang dapat menghasilkan reaksi kimia sehingga adonan mengembang dengan baik. Ini sangat cocok untuk kue yang membutuhkan efek pengembang seperti cupcake atau sponge cake.
ilustrasi soda kue atau baking soda
Gunakan campuran berikut untuk menggantikan satu telur:
- 1 sdt soda kue
- 1 sdm cuka putih
Reaksi kedua bahan ini akan membantu kue naik dan tetap lembut meski tanpa telur.
5. Ubi jalar tumbuk
Ubi jalar tumbuk juga bisa menjadi pengganti telur yang efektif, terutama untuk mereka yang menghindari produk susu atau gluten.
Ubi jalar memiliki manfaat untuk menurunkan asam urat.
Fungsinya sebagai pengikat membantu menjaga adonan tetap menyatu sehingga kue tidak mudah hancur atau rapuh.
Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis alami menjadikannya pilihan tepat untuk kue khas rumahan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang