Rebus Telur Ditambah Garam Bikin Tidak Bopeng, Fakta atau Mitos? Ini Penjelasan Chef

Rebus Telur Ditambah Garam Bikin Tidak Bopeng, Fakta atau Mitos? Ini Penjelasan Chef

Telur menjadi salah satu lauk favorit banyak orang. Selain murah dan bergizi, telur juga mudah diolah menjadi berbagai menu—mulai dari telur dadar, fuyunghai, hingga telur balado.

Namun, ada satu masalah klasik saat membuat telur rebus di rumah: kulit telur sulit dikupas dan bagian putihnya ikut menempel, membuat telur tampak bopeng dan tidak mulus.

Sebaliknya, telur balado di warteg justru terlihat mulus dan bulat sempurna. Apa rahasianya?

Salah satu tips yang sering dibagikan adalah menambahkan garam ke dalam air rebusan telur. Tapi benarkah metode ini dapat membuat telur tidak bopeng?

Fakta dari ahlinya

Sous Chef DoubleTree by Hilton Jakarta Diponegoro, Joko Saptono, membenarkan bahwa menambahkan garam ke dalam air rebusan memang bisa membantu telur lebih mudah dikupas. Artinya, tips tersebut fakta, bukan sekadar mitos.

Garam dipercaya membantu mempercepat proses penggumpalan putih telur yang berada paling dekat dengan cangkang, sehingga bagian tersebut tidak mudah menempel saat dikupas.

Tapi ada tips yang lebih manjur

Meski begitu, Chef Joko menekankan bahwa ada cara lain yang lebih efektif untuk memastikan telur tetap mulus ketika dikupas.

Rebus Telur Ditambah Garam Bikin Tidak Bopeng, Fakta atau Mitos? Ini Penjelasan Chef

ilustrasi minum air dingin atau air es disebut sebabkan penyakit batuk dan pilek.

Walau tidak dijelaskan detail dalam sumber, beberapa teknik yang umum digunakan para chef profesional antara lain:

  • Memasukkan telur ke air mendidih, bukan dari air dingin, agar membran dalam cangkang lebih mudah terlepas.
  • Menggunakan telur yang tidak terlalu baru, karena telur yang sangat segar justru lebih sulit dikupas.

Merendam telur rebus langsung ke air es setelah matang untuk menghentikan pemasakan dan membantu memisahkan kulit dari putih telur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang