Profil dan Kekayaan Bupati Cilacap Syamsul Auliya yang Kena OTT KPK

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (13/3/2026).
Penangkapannya terkait dengan dugaan penerimaan dalam pengurusan proyek di lingkungan Pemkab Cilacap.
Selain Syamsul, KPK juga menangkap 26 orang lainnya yang mancakup ASN dan pihak swasta.
Adapun barang bukti yang diamankan dalam OTT Bupati Cilacap ini salah satunya yaitu berbentuk uang tunai.
Syamsul pun telah dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif di Gedung KPK Merah Putih.
Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Dilansir dari laman Pemerintah Kabupaten Cilacap, Syamsul lahir pada 30 November 1985 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Ia mengenyam pendidikan di SDN Tritih Wetan 1 (1992-1998), SMP Negeri 5 Cilacap (1998-2001), SMA Negeri 1 Cilacap (2001-2004), serta Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Setelah lulus dari IPDN pada 2008, Syamsul memulai karier di pemerintahan sebagai Kasi Trantibum Kec. Kedungreja pada 2012.
Kemudian pada 2013, ia ditunjuk sebagai Kasubag Otonomi Daerah dan Kerjasama pada Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Selanjutnya, Syamsul mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) dan terpilih menjadi Wakil Bupati Cilacap pada periode 2017-2022.
Setelah itu, Syamsul maju dalam Pilkada 2024 dan terpilih sebagai Bupati Cilacap periode 2025-2030, berpasangan dengan Ammy Amalia Fatma Surya.
Harta Kekayaan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK pada 19 Januari 2026, Syamsul tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 12 miliar atau tepatnya Rp 12.039.790.782.
Berikut rincian harta kekayaan Bupati Cilacap itu:
- Tanah dan bangunan di Cilacap seluas 3.234 m²/1.000 m² senilai Rp 8 miliar
- Tanah seluas 140 m² di Cilacap senilai Rp 150 juta
- Mobil Toyota Minibus tahun 2021 senilai Rp 900 juta
- Mobil Toyota SUV tahun 2024 senilai Rp 500 juta.
- Harta bergerak lainnya senilai Rp 360 juta
- Kas dan setara kas Rp 1,29 miliar
- Harta lainnya senilai Rp 1,05 miliar.
Sementara itu, Syamsul juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 215.610.000.
Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "" dan "KPK: OTT Bupati Cilacap Terkait Dugaan Penerimaan Proyek di Pemkab"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang