Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Terjaring OTT KPK, Punya Kekayaan Rp 12 Miliar

Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, Jawa Tengah, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Terjaring OTT KPK, Punya Kekayaan Rp 12 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Kali ini, lembaga anti-rasuah mengamankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. 

OTT ini menjadi penangkapan kesembilan yang dilakukan KPK pada 2026 sekaligus yang ketiga selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah.

"Benar," ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi Antara, Jumat (13/3/2026).

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan dalam OTT sesuai dengan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), termasuk Bupati Cilacap yang merupakan kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Sebelumnya, OTT pertama yang dilakukan KPK pada 2026 terjadi pada 9–10 Januari.

OTT tersebut berkaitan dengan delapan orang yang ditangkap soal kasus dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara periode 2021–2026.

Harta Kekayaan Syamsul Auliya Rachman

Dilansir dari laman resmi Pemkab Cilacap, Syamsul meniti karier di pemerintahan mulai dari Kepala Seksi Trantibum Kecamatan Kedungreja pada 2012.

Setelah itu, ia menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap pada 2013.

Syamsul juga pernah menjabat Wakil Bupati Cilacap periode 2017–2022, sebelum terpilih menjadi Bupati pada Pilkada serentak 2024. 

Bersama Wakil Bupati Ammy Amalia, mereka meraih 414.533 suara sah atau 43,81 persen.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, total kekayaan Syamsul mencapai lebih dari Rp 12 miliar.

Properti:

  • Tanah dan bangunan di Cilacap seluas 3.234 m²/1.000 m² senilai Rp 8 miliar
  • Tanah seluas 140 m² di Cilacap senilai Rp 150 juta.

Kendaraan:

  • Mobil Toyota Minibus tahun 2021 senilai Rp 900 juta
  • Mobil Toyota SUV tahun 2024 senilai Rp 500 juta.

Harta lainnya:

  • Harta bergerak lainnya senilai Rp 360 juta
  • Kas dan setara kas Rp 1,29 miliar
  • Harta lain-lain senilai Rp 1,05 miliar.

Hutang:

  • Hutang Rp 215,61 juta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang