Rela Tinggalkan Karier Militer, Ini Profil dan Harta Kekayaan Mayjen TNI Trenggono yang Kini Jadi Wakil Kepala BGN
Nama Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Trenggono menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan tersebut menjadi perhatian publik karena dilakukan setelah Trenggono memutuskan mengakhiri karier militernya dan mengajukan pengunduran diri dari TNI.
Trenggono menjadi salah satu pejabat baru yang dipercaya Presiden Prabowo untuk memperkuat jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional. Ia dilantik bersama Agustina Arumsari untuk mengisi posisi wakil kepala BGN yang sebelumnya dijabat Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
Pengangkatan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
“Kemudian Saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru dan Saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Penunjukan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan karier Trenggono setelah puluhan tahun mengabdi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Ajukan Pengunduran Diri dari TNI
Salah satu hal yang paling menyita perhatian adalah keputusan Trenggono untuk mengundurkan diri dari dinas militer sebelum resmi menempati jabatan barunya.
Sebelum dilantik sebagai Wakil Kepala BGN, Trenggono diketahui masih berstatus sebagai perwira tinggi aktif TNI sekaligus menjabat Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengonfirmasi bahwa pengunduran diri Trenggono telah diajukan dan mendapatkan persetujuan.
“Pengunduran diri Mayjen Trenggono sudah disetujui,” kata Muhammad Nas pada Senin (8/6/2026).
Keputusan tersebut menjadikan Trenggono resmi meninggalkan karier militernya demi mengemban tugas baru di pemerintahan.
Lulusan Akmil 1993 yang Meniti Karier dari Bawah
Mayjen TNI Trenggono lahir pada 21 November 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang tahun 1993.
Dalam perjalanan akademiknya, Trenggono menyandang gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.IP.) dan Magister Administrasi Publik (M.A.P.), yang kemudian menjadi bekal penting dalam berbagai jabatan strategis yang diembannya.
Selama berkarier di TNI Angkatan Darat, Trenggono dikenal sebagai perwira yang memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan, pembinaan, dan pengembangan sumber daya manusia militer.
Pernah Duduki Sejumlah Jabatan Strategis
Karier Trenggono di lingkungan TNI AD diisi dengan berbagai penugasan penting.
Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain:
- Dandim 0704/Banjarnegara
- Wakil Komandan Resimen Taruna dan Latihan (Wadanmentarlat) Akmil
- Kepala Departemen Militer Dasar (Kadepmildas) Akmil
- Wakil Direktur Pembinaan Kelembagaan Akmil
- Danrindam V/Brawijaya
- Pamen Ahli Bidang OMSP Sahli Pangdam XIV/Hasanuddin
- Paban Sahli Kasad Bidang Keamanan dan Terorisme
- Direktur Pengkajian dan Pengembangan Seskoad
- Pa Sahli Tingkat III Bidang Komunikasi Sosial Panglima TNI
- Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Direktur Umum Akademi Militer (Akmil) pada 2023.
Saat menjabat Dirum Akmil, Trenggono memegang peran penting dalam pengelolaan administrasi dan operasional lembaga pendidikan calon perwira TNI AD tersebut.
Jabatan tersebut diembannya hingga 2024 sebelum dipindahkan ke Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Jakarta.
Sempat Menjadi Wadirut Agrinas Pangan Nusantara
Sebelum bergabung ke Badan Gizi Nasional, Trenggono juga dipercaya mengemban jabatan strategis di sektor pangan nasional.
Ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan yang bergerak di sektor pangan dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.
Posisi tersebut semakin memperluas pengalaman Trenggono, tidak hanya di bidang militer, tetapi juga dalam pengelolaan sektor strategis yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Berapa Harta Kekayaan Mayjen TNI Trenggono?
Selain profil dan perjalanan kariernya, publik juga menyoroti laporan harta kekayaan Trenggono yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Berdasarkan laporan yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Februari 2025, total kekayaan bersih Trenggono mencapai Rp1,214 miliar atau sekitar Rp1,2 miliar.
Rincian harta kekayaan tersebut terdiri dari:
Aset Properti
- Tanah dan bangunan di Malang dan Magelang: Rp750 juta
Kendaraan dan Mesin
- Alat transportasi dan mesin: Rp368,5 juta
Kas dan Setara Kas
- Uang tunai dan setara kas: Rp242 juta
Total kekayaan tersebut menjadikan Trenggono sebagai salah satu pejabat berlatar belakang militer yang memiliki laporan harta kekayaan relatif moderat dibanding sejumlah pejabat publik lainnya.
Kini, setelah resmi meninggalkan karier militernya dan dipercaya menduduki jabatan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono akan menghadapi tantangan baru dalam mendukung pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah, termasuk penguatan kebijakan gizi nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.