Profil dan Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Disorot soal Mobil Dinas Rp 8,5 M

mobil dinas, Kaltim, Rudy Mas'ud, Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim, Profil dan Kekayaan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Disorot soal Mobil Dinas Rp 8,5 M

Sosok Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud menjadi sorotan publik usai melakukan pengadaan mobil dinas senilai Rp 8,5 miliar.

Kebijakan beli mobil dinas Gubernur Kaltim ini dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran serta kebutuhan untuk mengatasi persoalan masyarakat Kaltim.

Adapun Rudy Mas'ud menganggap pengadaan mobil dinas ini penting karena Pemprov Kaltim belum menyediakan kendaraan dinas. Selama ini dia masih menggunakan kendaraan pribadi.

“Sampai hari ini Pemprov Kaltim belum menyediakan kami mobil untuk di Kalimantan Timur. Jadi tidak ada mobilnya, mobil yang ada hari ini adalah mobil pribadi kami pergunakan,” ujar Rudy saat ditemui, Selasa (24/2/2026), dilansir dari Kompas.com.

Menurut dia, meski besaran anggaran mobil dinasnya mencapai Rp 8,5 miliar, proses pengadaan dilakukan sesuai ketentuan.

Ia merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 7 Tahun 2006 yang mengatur spesifikasi kendaraan dinas kepala daerah.

“Sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2006, pengadaan mobil untuk kepala daerah jenis sedan adalah 3.000 cc, untuk jenis jeep 4.200 cc. Mobil yang kami adakan hanya yang 3.000 cc,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Kaltim Sri Wahyuni menyebut pengadaan kendaraan jenis SUV Hybrid 2996 cc itu dipertimbangkan bukan semata soal kenyamanan, melainkan kebutuhan operasional di lapangan.

Ia menilai bahwa mobil dinas Gubernur Kaltim ini dibutuhkan untuk menunjang mobilitas yang kerap menghadapi medan berat di sejumlah wilayah Kaltim.

“Intinya, kalau kepala daerah ingin memastikan langsung kondisi lapangan, kendaraan yang digunakan memang harus mendukung. Supaya ketika mengambil kebijakan infrastruktur, itu benar-benar berdasarkan kondisi nyata di lapangan,” tutur Sri, Senin (23/2/2026), dikutip dari Kompas.com.

Terlepas dari hal tersebut, seperti apa profil dan kekayaan Rudy Mas'ud selaku Gubernur Kaltim? Berikut ulasannya.

Profil Rudy Mas'ud

Dirangkum dari laman Pemprov Kaltim dan Partai Golkar, Rudy Mas'ud lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981.

Politikus Partai Golkar ini mengampu pendidikan di SDN 008 Balikpapan 1987-1993, SMPN 4 Samarinda 1993-1996, SMAN 2 Balikpapan 1996-1999.

Setelah lulus SMA, Rudy Mas'ud melanjutkan kuliah S1 Ekonomi di Universitas Mulawarman Samarinda pada 1999-2006.

Kemudian melanjutkan S2 Magister Ekonomi di kampus yang sama pada 2017-2020.

Karier Profesional dan Politik

Sebelum terjun di dunia politik, Rudy Mas'ud pernah berkarier sebagai Dirut PT Barokah Bersaudara Perkasa 2007-2013, Komisaris PT Cakra Buanamas Usaha 2014-2015.

Kemudian, Komisaris PT Eissu Prima Usaha 2015, Dirut PT Eissu Prima Usaha 2015-2018, Dirut PT Cakra Buanamas Utama 2015-2018, serta Executive Chairman PT Barokah Bersaudara Perkasa 2018.

Setelah itu, Rudy Mas'ud menjadi Anggota DPR RI 2019-2024 sekaligus didapuk sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kaltim 2020-2025.

Selanjutnya, ia terpilih sebagai Gubernur Kaltim periode 2025-2030.

Harta Kekayaan Rudy Mas'ud

Dilansir dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Rudy Mas'ud terakhir kali menyampaikan hartanya pada 20 Maret 2025 dengan jenis laporan khusus awal menjabat.

Ia tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 166.521.104.827 atau Rp 166,5 miliar. Jumlah tersebut sudah dikurangi utangnya sebesar Rp 112.694.480.000.

Adapun rincian harta kekayaan Rudy Mas'ud meliputi:

1. Tanah dan bangunan Rp 26.500.500.000

  • Tanah dan bangunan seluas 200 m2/50 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 250.500.000
  • Tanah dan bangunan seluas 170 m2/170 m2 di Kota Samarinda, hasil sendiri Rp 3.000.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 685 m2/590 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 6.200.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 720 m2/590 m2 di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 15.000.000.000
  • Tanah seluas 100.000 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, Rp. 2.050.000.000

2. Alat transportasi dan mesin Rp 250.000.000

  • Mobil, Honda CRV tahun 2010, hasil sendiri Rp 100.000.000
  • Mobil, Honda FREED tahun 2008, hasil sendiri Rp 80.000.000
  • Mobil, Suzuki X-OVER tahun 2007, hasil sendiri Rp 70.000.000

3. Harta bergerak lainnya Rp 450.000.000

4. Kas dan setara kas Rp 28.015.084.827

Sebagian tulisan di artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "" dan "Soal Mobil Operasional Gubernur Rp 8,5 Miliar, Sekda Kaltim Sebut untuk Hadapi Medan Berat"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang