Profil dan Kekayaan Hendri, Wakil Bupati Rejang Lebong yang Kena OTT KPK

Rejang Lebong, Bengkulu, Hendri, Wakil Bupati Rejang Lebong, Harta Kekayaan, Profil dan Kekayaan Hendri, Wakil Bupati Rejang Lebong yang Kena OTT KPK

Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Senin (9/3/2026) malam.

Ia turut ditangkap bersamaan dengan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari.

Ditangkapnya pasangan pemimpin pada kabupaten di Provinsi Bengkulu tersebut berkaitan dugaan kasus suap proyek.

Profil Hendri, Wakil Bupati Rejang Lebong

Hendri lahir di Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, pada 2 Februari 1985.

Ia dikenal sebagai putra daerah yang kemudian meniti karier di pemerintahan sebelum terjun ke dunia politik.

Sebelum terpilih sebagai wakil bupati, Hendri berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Musi Rawas. Selama menjadi ASN, ia pernah menduduki sejumlah posisi di birokrasi pemerintahan.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain staf, sekretaris lurah, lurah, pelaksana tugas (Plt) camat, kepala bagian, hingga analis.

Namun, Hendri akhirnya memutuskan meninggalkan kariernya sebagai ASN. Keputusan tersebut diambil setelah mendapat dorongan dari masyarakat Lembak untuk maju dalam Pilkada Rejang Lebong.

Ia kemudian maju sebagai calon Wakil Bupati Rejang Lebong berpasangan dengan M. Fikri Thobari.

Riwayat Pendidikan Hendri

Hendri menempuh pendidikan dasar hingga perguruan tinggi di beberapa daerah di Indonesia, meliputi:

  • SDN 37 Apur (1992–1998)
  • Madinatul Hadid Cilegon (1998–2000)
  • SMP Negeri 2 Blitar (2000–2001)
  • SMKN 3 Lubuklinggau (2001–2003)
  • SMA Plus Bina Satria Lubuklinggau (2003–2004)
  • Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (2004–2008)
  • S2 Universitas Bengkulu (2008–2011)
  • S3 Universitas Sriwijaya (2016–2019)

Riwayat Organisasi

Selain aktif di pemerintahan, Hendri juga terlibat dalam berbagai organisasi. Beberapa organisasi yang pernah diikutinya antara lain:

  • KONI (2016–2020)
  • IKAPTK Sumatera Selatan (2016–2024)
  • IKAPTK Musi Rawas (2016–2024)

Harta Kekayaan Hendri

Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Hendri terakhir kali menyampaikan harta kekayaan ke KPK pada 24 Agustus 2024 saat mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Rejang Lebong.

Adapun berdasarkan data tersebut, total harta kekayaan Hendri tercatat sebesar Rp 29.325.413.465 atau sekitar Rp 29,3 miliar.

Adapun rincian kekayaannya meliputi:

  • 24 aset tanah dan/atau bangunan dengan total nilai Rp 22.109.313.465
  • Enam unit mobil senilai Rp 1.185.000.000
  • Harta bergerak lainnya sebesar Rp 601.100.000
  • Kas dan setara kas sebesar Rp 3.230.000.000
  • Harta lainnya senilai Rp 6.500.000.000

Sementara itu, Hendri juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 4.300.000.000.