Profil Ade Kuswara, Bupati Bekasi Termuda yang Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Tembus Rp 79 Miliar

profil Ade Kuswara, Bupati Bekasi, OTT KPK, Ade Kuswara Kunang, Profil Ade Kuswara, Bupati Bekasi Termuda yang Terjaring OTT KPK, Harta Kekayaan Tembus Rp 79 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, pada Kamis (18/12/2025).

Selain Ade, lembaga nti-rasuah juga meringkus sembilan orang lainnya dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

KPK  memastikan bahwa pihaknya telah mengamankan sepuluh orang hingga pukul 21.00 WIB.

“Benar, salah satunya,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Peasetyo, dikutip dari Antara, Kamis (18/12/2025).

Menurut Budi, saat ini Ade Kuswara tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh KPK.

KPK memiliki batas waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum dari seluruh orang yang diamankan, termasuk Ade Kuswara, sesuai ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Benar, masih dilakukan pemeriksaan di dalam,” jelasnya.

Berikut profil Ade Kuswara, Bupati Bekasi yang terjaring OTT KPK.

Profil Ade Kuswara

Ade Kuswara Kunang lahir di Bekasi, Jawa Barat, pada 15 Agustus 1993. 

Dilansir dari TribunTimur, Rabu (7/5/2025), ia merupakan anak laki-laki H. M. Kunang yang akrab disapa Abah Kunang.

Abah Kunang adalah tokoh berpengaruh di wilayahnya yang pernah menjabat Kepala Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan dan mendirikan organisasi masyarakat Ikatan Putra Daerah (IKAPUD) dan Garda Pasundan.

Ade yang terjaring dalam OTT KPK diketahui sempat menempuh Pendidikan dasar di SD Negeri Sukadami 3.

Setelah itu, Ade melanjutkan pendidikannya ke SMP Negeri 1 Cikarang Selatan dan SMA Negeri 1 Cikarang Selatan. 

Ia kemudian meraih gelar Sarjana Hukum dari President University.

Berdasarkan rekam jejak politik, Ade pertama kali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi pada pemilihan legislatif 2019 untuk periode 2019–2024. 

Ia kembali terpilih dari Fraksi PDI-P untuk periode 2024–2029.

Ade kemudian mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Bekasi melalui PDI-P pada 20 April 2024.

Ia maju Pilkada Bekasi Bersama dr. Asep Surya Atmaja sebagai calon wakil bupati.

Berdasarkan hasil penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, pasangan Ade-Asep keluar sebagai kepala daerah terpilih dengan raihan 666.494 suara atau 45,68 persen.

Pelantikan Ade Kuswara Kunang dan dr. Asep Surya Atmaja sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bekasi dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain menekuni politik, Ade Kuswara aktif di berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Muslimin Indonesia dan juga menjadi Dewan Pengawas Garda Pasundan.

Ade Kuswara jadi Bupati Bekasi Termuda

Dilansir dari laman Pemkab Bekasi, Ade merupakan Bupati Bekasi termuda sepanjang sejarah.

Hal tersebut diungkap oleh sejarawan Bekasi, Endra Kusnawan, ketika Ade pertama kali dilantik menjadi kepala daerah pada Februari 2025.

Pada saat itu, usia Ade baru menginjak 31 tahun 6 bulan. Ia lebih muda dari bupati-bupati sebelumnya yang rata-rata umurnya di atas 40 tahun.

“Bupati pertama yang ditunjuk Departemen Dalam Negeri pada era Orde Baru, Letnan Kolonel M. Sukat Subandi, dilantik pada 26 Januari 1967 dalam usia 41 tahun," ujar Endra.

"Sementara itu, penggantinya, Letnan Kolonel Abdul Fatah, menjabat pada usia 47 tahun setelah dipilih oleh DPRD,” tambahnya.

Harta Kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara

Ade memiliki harta kekayaan sebesar Rp 79.168.051.653 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyeleggara Negara pada Agustus 2025.

Berikut rincian harta kekayaan Ade Kuswara:

Tanah dan bangunan:

  • Tanah 4.326 m² di Bekasi: Rp 600.000.000
  • Tanah 809 m² di Bekasi: Rp 609.000.000
  • Tanah 480 m² di Bekasi: Rp 408.000.000
  • Tanah 51.450 m² di  Cianjur: Rp 4.116.000.000
  • Tanah dan bangunan 364 m²/364 m² di Bekasi: Rp 3.500.000.000
  • Tanah dan bangunan 119 m²/80 m² di Bekasi: Rp 300.000.000
  • Tanah 225 m² di Bekasi: Rp 135.000.000
  • Tanah 1.100 m² di Bekasi: Rp 3.300.000.000
  • Tanah 3.240 m² di Bekasi: Rp 9.720.000.000
  • Tanah 1.121 m² di Bekasi: Rp 2.242.000.000
  • Tanah 573 m² di Bekasi: Rp 1.146.000.000
  • Tanah 268 m² di Bekasi: Rp 536.000.000
  • Tanah 4.726 m² di Bekasi: Rp 14.178.000.000
  • Tanah 1.435 m² di Bekasi: Rp 4.305.000.000
  • Tanah 457 m² di Bekasi: Rp 914.000.000
  • Tanah 2.783 m² di Bekasi: Rp 5.566.000.000
  • Tanah 556 m² di Bekasi: Rp 1.112.000.000
  • Tanah 1.000 m² di Bekasi: Rp 2.000.000.000
  • Tanah 310 m² di Bekasi: Rp 620.000.000
  • Tanah 34.500 m² di  Cianjur: Rp 10.350.000.000
  • Tanah 2 m² di Bekasi: Rp 567.000.000
  • Tanah 5.000 m² di Bekasi: Rp 1.500.000.000
  • Tanah 2 m² di Bekasi: Rp 659.400.000
  • Tanah 1.358 m² di Bekasi: Rp 407.400.000
  • Tanah 5.164 m² di Bekasi: Rp 1.549.200.000
  • Tanah 4.326 m² di Bekasi: Rp 1.096.800.000
  • Tanah 4.326 m² di Bekasi: Rp 1.297.800.000
  • Tanah 842 m² di Bekasi: Rp 168.400.000
  • Tanah 119 m² di Bekasi: Rp 357.000.000
  • Tanah 1.120 m² di Karawang: Rp 840.000.000.

Kendaraan:

  • Mitsubishi Pajero Sport 2.4 L Dakar-L 4x2 AT Tahun 2021: Rp 400.000.000
  • Jeep Wrangler 3.8 A/T Tahun 2011: Rp 650.000.000
  • Ford Mustang 2.3 A/T Tahun 2022: Rp 1.400.000.000.

Harta lainnya:

  • Harta bergerak lainnya: Rp 43.092.000
  • Kas dan setara kas: Rp 147.959.653.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang