Bocoran Langsung dari Chef, Ini 5 Penyebab Donat Bantat dan Berminyak

Penyebab donat bantat dan berminyak tidak selalu terletak pada resep, tetapi kesalahan teknis yang sering kali terlihat sepele.
"Memang kalau donat itu cukup tricky sih. Banyak sekali faktor yang menyebabkan donat itu akan matang dengan sempurna ataupun tidak gitu. Jadi enggak bisa cuman satu dua hal saja," kata Pastry Chef Dough Darlings, Oriana.
Pasalnya, suhu penyimpanan adonan donat tidak bisa sembarangan. Begitu pun saat menggorengnya.
Jika ditarik lebih jauh dari awal pembuatan, jenis terigu dan komposisi ragi juga memengaruhi kesuksesan membuat donat.
Selengkapnya, hindari penyebab donat bantat dan berminyak menurut chef berikut ini.
Penyebab donat bantat dan berminyak
1. Salah pilih terigu
Terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan donat. Perlu diketahui bahwa jenis terigu ditentukan berdasarkan kandungan proteinnya.
Di pasaran, kamu bisa menemui tipe terigu protein rendah, sedang, sampai terigu protein tinggi.
Penggunaan terigu protein rendah maupun sedang dalam adonan donat berpotensi membuat adonan kurang elastis dan sulit mengembang.
Solusi: Menurut Oriana, sebaiknya gunakan terigu protein tinggi untuk membuat donat mengembang.
Kandungan protein tinggi bakal membantu adonan donat mengembang sempurna. Sebab protein berfungsi untuk membentuk gluten yang kuat dan elastis.
2. Ragi tidak aktif
Ilustrasi ragi kering yang sedang diaktifkan.
Campuran ragi dan air hangat biasanya dibuat di awal pembuatan donat. Bahan ini menjadi penentu apakah donat akan mengembang atau justru bantat.Jika campuran ragi dan air tidak berbuih selama 5-10 menit, artinya ragi sudah "mati" dan tidak layak digunakan untuk membuat donat.
Secara umum, penyebab ragi tidak aktif adalah penyimpanan yang kurang tepat. Jika kemasan ragi dibiarkan terbuka, ragi akan terpapar udara dan kehilangan daya fermentasinya.
Solusi: Gunakan ragi kemasan baru, lalu campur dengan air hangat bersuhu 35-40 derajat celsius. Tunggu sampai ragi mengembang dan berbuih, baru bisa digunakan untuk adonan donat.
3. Adonan tidak diistirahatkan
Proofing atau mengistirahatkan adonan juga menjadi bagian penting dalam pembuatan donat.
Proses ini tidak boleh dilewati bila ingin membuat donat yang mengembang dan tidak berminyak.
Salah proofing adonan donat bisa mengakibatkan donat tidak mengembang atau justru mengembang berlebihan (overproofing).
Ilustrasi proofing donat membutuhkan waktu berapa lama agar dapat mengembang dengan baik.
Solusi: Menurut Oriana, adonan donat perlu diistirahatkan setidaknya dua sampai tiga kali sebelum digoreng.
"Mungkin kalau teman-teman di rumah bisa menggunakan suhu ruangan yang memang bisa mendukung proses ini," kata Oriana kepada Kompas.com usai acara pembukaan pop-up store Dough Darlings di Gafoy, Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (16/1/2026).
Suhu ruangan yang dimaksud Oriana berkisar 25-28 derajat celsius.
4. Salah pilih minyak dan atur suhu
Setelah mengetahui penyebab donat bantat, pelajari juga alasan donat berminyak dan segera hindari saat membuat roti goreng ini.
Menurut Oriana, penggunaan minyak goreng bisa menyebabkan donat terlalu berminyak saat dimakan.
Suhu penggorengan donat yang salah juga bisa menjadi penyebabnya. Bila suhunya terlalu rendah, donat justru menyerap lebih banyak minyak.
ilustrasi perika suhu minyak untuk menggoreng donat
Solusi: Menurut Oriana, sebaiknya campur minyak cair dan minyak padat untuk menggoreng donat agar tidak berminyak.
Minyak padat berbentuk mirip mentega putih dan biasanya digunakan untuk menggoreng donat agar tidak terlalu berminyak.
"Minyak padat sendiri itu pun salah satu cara untuk membuat donat tidak terlalu berminyak ya, tapi tidak bisa full minyak padat juga karena nanti rasanya jadi kurang enak," kata dia.
Selanjutnya, atur suhu menggoreng minyak berkisar 170-180 derajat celsius. Untuk mendapatkan suhu panas yang pasti, sebaiknya gunakan termometer saat memasak.
5. Sering membolak-balik donat
Ilustrasi menggoreng donat.
balik donat saat menggorengnya juga menjadi penyebab donat berminyak. Apalagi bila kamu menggorengnya terlalu lama.
Solusi: Oriana menyarankan, cukup membalik donat satu kali selama menggoreng. Selain menghindari donat berminyak, cara ini juga berguna untuk memunculkan white ring.
White ring merupakan garis putih melingkar pada donat. Sering kali, garis ini dijadikan indikator donat sempurna.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang