Ahok Dukung Stand Up Comedy Pandji Pragiwaksono Meski Tuai Pro-Kontra

Eks Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Eks Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

 Di tengah ramainya perdebatan publik soal materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul “Mens Rea”, sikap tak terduga justru datang dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Saat banyak pihak menilai materi Pandji terlalu tajam dan berada di “pinggir jurang”, Ahok dengan tegas menyatakan dirinya berada di kubu yang mendukung.

Pernyataan tersebut disampaikan Ahok saat berbincang santai bersama Denny Sumargo. Dalam perbincangan itu, Ahok mengaku sudah menonton special show Pandji tersebut, meski sebelumnya sempat berniat menyaksikan langsung di lokasi pertunjukan.

Ahok Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Korupsi Pertamina

Ahok mengatakan dirinya sebenarnya telah membeli tiket pertunjukan Pandji. Namun, situasi yang tidak memungkinkan membuatnya mengurungkan niat datang langsung. Meski begitu, ia memastikan tetap menyimak materi Mens Rea hingga tuntas.

“Harusnya gua datang, gua udah beli tiket gara-gara ada demo-demo kan. Iya. Terus dibilangin nanti lu tahu sendiri muka gua kan nanti kan takut ada yang kenalin susah kan. Tapi gua sudah nonton di Netflix nonton. Waduh gila deh Panji nekat banget,” kata Ahok yang dikutip dari YouTube Denny Sumargo pada Kamis, 8 Januari 2025. 

Materi Pandji yang membahas isu hukum, politik, hingga kekuasaan memang menuai reaksi beragam. Ahok pun mengakui bahwa pro-kontra adalah hal yang tidak terpisahkan dari pertunjukan tersebut. Namun, ia mengaku jutsru pro dengan Pandji Pragiwaksono. 

“Gua sih pro banget tuh,” ujar Ahok. 

Salah satu hal yang paling menarik perhatian Ahok adalah cara Pandji menyampaikan materi kontroversial dengan menggunakan frasa pembuka “menurut keyakinan saya”. Menurut Ahok, penggunaan kalimat tersebut menunjukkan kecerdikan dalam berkomedi sekaligus menyampaikan kritik.

“Kan dia udah pintar, dia udah pakai disclaimer nih “menurut keyakinan saya”,” ujarnya lagi. 

Ahok bahkan mengaitkan penggunaan frasa tersebut dengan pengalaman pribadinya di masa lalu saat berhadapan dengan proses hukum. Ia mengaku kalimat “menurut keyakinan saya” memiliki makna yang sangat dalam baginya.

“Karena dulu gua di penjara hakimnya mengatakan ini kan keyakinan orang walaupun ada beda-beda. Emang salah dia punya keyakinan? Karena keyakinan makanya lu salah,” katanya menceritakan perihal masa lalunya. 

Dari pengalaman itulah, Ahok merasa ada semacam ironi yang justru membuatnya semakin mengapresiasi cara Pandji membungkus kritik sosial dan politik lewat komedi. Ia menyebut penggunaan frasa tersebut seperti “karma” dalam hidupnya.

“Ah, jadi akhirnya gua begitu dikasih Panji ngomong tahu enggak kayaknya hukum karma nih gua jadi demen berarti dengan ngomong dengan ngomong keyakinan gua berarti gua berhak,” tandasnya. 

Meski mendukung, Ahok tetap menyadari adanya risiko hukum dari materi yang disampaikan Pandji. Ia menyebut bahwa jika ada pihak yang merasa dirugikan dan menggugat, persoalan hukum tetap bisa muncul.