Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Tak Akan Ada Mens Rea Lagi, Ini Alasannya!

Pandji Pragiwaksono
Pandji Pragiwaksono

 Nama Pandji Pragiwaksono kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, sorotan tertuju pada pernyataannya yang menegaskan bahwa pertunjukan stand up comedy Mens Rea tidak akan memiliki lanjutan atau part 2. Isu tersebut ramai dibahas setelah potongan pernyataan Pandji beredar luas di Twitter dan berbagai platform digital.

Pertanyaan soal kelanjutan Mens Rea memang kerap muncul sejak tayang dan mendapat respons besar dari publik. Banyak penonton berharap Pandji menghadirkan sekuel dengan format dan tema serupa. Namun, komika sekaligus produser ini akhirnya menjelaskan secara terbuka alasan di balik keputusannya. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Pandji Pragiwaksono

Pandji mengakui bahwa isu ini bukan hal baru baginya. Ia menyebut pertanyaan tentang Mens Rea part 2 sebagai salah satu yang paling sering ia terima dari penggemar.

“Lagi rame di Twitter dan di media tentang gue gak akan bikin Mens Rea part 2… ini salah satu pertanyaan yang sering sekali ditanya-tanya,” kata Pandji yang dikutip dari kanal YouTube-nya pada Kamis, 15 Januari 2025. 

Menanggapi hal tersebut, Pandji menegaskan bahwa keputusan itu bukan tanpa alasan. Prinsip berkarya menjadi fondasi utama yang selama ini ia pegang teguh, terutama soal judul pertunjukan stand up comedy.

“Jawaban singkatnya adalah karena saya tidak pernah mengulang judul alias gak pernah menggunakan judul yang sama,” ungkapnya. 

Pandji menjelaskan bahwa Mens Rea merupakan pertunjukan stand up comedy ke-10 dalam perjalanan kariernya. Sejak awal, ia selalu menghadirkan judul yang berbeda untuk setiap special yang ia rilis.

“Mens Rea adalah pertunjukan ke-10, dari 1-10 judulnya selalu beda-beda,” ungkapnya lagi. 

Menurut Pandji, tidak ada yang salah dengan komika lain yang menggunakan judul berseri atau volume lanjutan. Namun, ia memilih jalan berbeda karena terinspirasi dari para idolanya di dunia stand up comedy internasional.

Baginya, setiap special adalah karya baru dengan konsep, sudut pandang, dan energi yang berbeda, mirip seperti album musik yang selalu berganti tema.

Meski memastikan tidak akan ada Mens Rea lagi, Pandji menegaskan bahwa hal itu bukan berarti ia berhenti melakukan stand up comedy. Ia justru mengarahkan pertanyaan publik ke hal yang lebih tepat.

“Pertanyaan yang lebih bener adalah apakah Panji akan stand up lagi… atau Pandji bakal stand up special lagi atau nggak jawabannya adalah akan, tapi butuh waktu,” jawabnya. 

Pandji mengungkap bahwa proses kreatif di balik satu pertunjukan berdurasi dua jam bukanlah hal singkat. Ia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menulis, menguji materi di open mic, hingga akhirnya siap dipentaskan.

“Di Mens Rea kan durasi stand up saya 2 jam, itu setahun lebih nulisnya… dicobain di open mic-nya itu selama 1 tahun,” jelasnya. 

Soal tema, Pandji juga memastikan bahwa isu sosial dan politik tetap akan menjadi benang merah dalam karya-karyanya ke depan.

“Apakah temanya akan politik? Pasti akan karena itu yang deket sama saya, saya deket dengan isu-isu sosial politik,” jelasnya lagi.