Kata Erick Thohir usai John Herdman Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia
PSSI secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2025 sore.
Melalui pernyataan resmi di situs KitaGaruda, federasi secara tegas menyebut era Herdman sebagai momentum perubahan. Rekam jejak internasional sang pelatih dinilai menjadi fondasi utama bagi proyek jangka panjang Timnas Indonesia, bukan solusi instan yang hanya berorientasi hasil sesaat.
PSSI menegaskan bahwa penunjukan John Herdman menandai dimulainya era baru sepak bola nasional dengan misi dan ambisi yang jauh lebih besar. Dalam pernyataan yang sama, pelatih asal Inggris tersebut disebut telah membuktikan kapasitasnya dalam mengubah tim nasional yang sebelumnya tertatih menjadi pesaing di level global.
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman
Herdman dikontrak PSSI dengan durasi dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun. Ia dipercaya menangani Timnas Indonesia senior sekaligus Timnas U23. Penugasan ganda ini, menurut federasi, mencerminkan komitmen untuk membangun kesinambungan program, dari level usia muda hingga tim utama.
Rekam jejak Herdman bersama tim nasional putra dan putri Kanada menjadi alasan utama kepercayaan tersebut. Filosofinya dalam membangun kultur tim, dipadukan dengan pendekatan taktik yang dinilai matang, dianggap selaras dengan kebutuhan sepak bola Indonesia saat ini.
“Keputusan memberikan Herdman peran ganda sebagai pelatih timnas senior dan U23 menegaskan bahwa PSSI tidak lagi mengandalkan solusi instan, melainkan proyek berkelanjutan,” demikian bunyi pernyataan resmi federasi.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan keyakinannya bahwa Herdman mampu mentransformasi Timnas Indonesia menjadi tim yang kompetitif di level Asia dan dunia. Menurut Erick, kehadiran pelatih dengan pengalaman membawa tim lolos ke Piala Dunia menjadi simbol keseriusan federasi dalam membangun prestasi jangka panjang.
“Ini adalah momen di mana PSSI dan sepak bola Indonesia masuk ke era baru, ditangani pelatih level lolos ke Piala Dunia,” ujar Erick, dikutip dari situs KitaGaruda.
Erick juga mengungkapkan pengalaman reflektif ketika melaporkan kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto. Alih-alih kecewa, Presiden justru memberikan dorongan moral agar federasi kembali mencoba dengan program yang lebih matang.
“Saya sampaikan ke Pak Presiden, beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Itu membuat saya dan PSSI semakin bersemangat,” kata Erick. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi energi tambahan bagi PSSI untuk memperkuat fondasi sepak bola nasional, terutama dari pembinaan usia muda.
Agenda Herdman bersama Timnas Indonesia akan langsung padat. Tantangan awalnya adalah rangkaian laga FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23–31 Maret 2026. Setelah itu, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani FIFA Match Day pada Juni, serta tampil di Piala AFF 2026 yang akan bergulir mulai 25 Juli 2026.
Rangkaian agenda internasional berlanjut dengan FIFA Match Day pada September, Oktober, dan November. Target besar berikutnya adalah Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.