Erick Thohir Buka Suara soal Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Vickery
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Vickery

 Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akhirnya buka suara terkait perkembangan proses naturalisasi dua pemain keturunan yang sudah bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia, Luke Vickery dan Mitchell Baker.

Meski telah mengikuti latihan bersama skuad Garuda sejak akhir Mei 2026, kedua pemain tersebut masih belum bisa mengenakan jersey Merah Putih dalam agenda FIFA Matchday bulan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luke Vickery dan Mitchell Baker diketahui telah berada di Jakarta sejak beberapa pekan lalu. Keduanya bahkan ikut menjalani training camp (TC) Timnas Indonesia sebagai bagian dari proses pemantauan yang dilakukan tim pelatih.

Namun hingga saat ini, proses naturalisasi keduanya belum rampung. Status kewarganegaraan Luke dan Mitchell masih tercatat sebagai warga negara Australia.

Erick Thohir pun memastikan bahwa proses perpindahan kewarganegaraan keduanya masih berjalan.

"Belum selesai, nanti masih proses," kata Erick Thohir kepada awak media di Jakarta.

"Masih proses, masih proses. Sabar, sabar," lanjutnya.

Nama Luke Vickery dan Mitchell Baker sendiri masuk dalam daftar pemain keturunan yang diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia pada era kepelatihan John Herdman.

Kehadiran mereka dalam TC menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat langsung kualitas serta kemampuan adaptasi kedua pemain sebelum nantinya resmi menjadi bagian dari skuad Garuda.

Di tengah proses tersebut, Erick menegaskan bahwa PSSI saat ini memang tengah fokus menjaga kesinambungan program tim nasional di berbagai level.

Menurutnya, agenda internasional yang dijalani Timnas Indonesia semakin padat, tidak hanya untuk tim senior tetapi juga Timnas Putri dan kelompok usia.

"Jarang sekali dalam FIFA Matchday semua tim, baik putra maupun putri, punya kesempatan bermain seperti sekarang ini," ujar Erick.

Karena itu, PSSI berupaya menjaga konsistensi program agar setiap tim nasional memiliki pengalaman dan persiapan yang lebih matang menghadapi berbagai turnamen internasional.

Lebih jauh, Erick juga menjelaskan alasan mengapa program naturalisasi masih terus dijalankan.

Menurutnya, penambahan pemain keturunan bukan semata-mata untuk menambah nama baru, melainkan sebagai langkah menjaga kedalaman skuad Timnas Indonesia yang akan menghadapi jadwal padat dalam beberapa tahun ke depan.

"Pemain kadang-kadang terkendala usia, bisa juga mengalami cedera yang tidak diinginkan. Kita harus mengantisipasi," katanya.

Erick kemudian mencontohkan sejumlah pemain yang saat ini belum bisa tampil akibat masalah kebugaran dan cedera.

Nama-nama seperti Miliano Jonathan, Jay Idzes, Mees Hilgers, hingga Eliano Reijnders disebut sempat atau masih mengalami kendala fisik yang membuat pilihan pemain menjadi lebih terbatas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi itulah yang membuat PSSI merasa perlu terus memperkuat kedalaman skuad agar Timnas Indonesia tetap kompetitif ketika kehilangan pemain-pemain utama.

Dengan proses yang masih berjalan, publik kini tinggal menunggu kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker resmi menyandang status Warga Negara Indonesia dan bergabung penuh bersama skuad