Soal Pelatih Oman Sebut Timnas Indonesia 'Menipu' Ranking FIFA, Ini Kata Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

 Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menanggapi komentar pelatih Oman, Tarik Sektioui yang menyebut kualitas Timnas Indonesia tidak mencerminkan posisinya di ranking FIFA. 

Pernyataan itu disampaikan Tarik usai timnya kalah 0-3 dari Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung KArno (SUGBK) Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Timnas Oman, Tarik Sektioui

Menanggapi hal tersebut, Erick memilih merespons dengan santai. Menurutnya, dalam sepak bola tidak ada istilah saling menipu karena hasil pertandingan ditentukan oleh performa di lapangan.

"Ya, kita jangan saling tipu, ya kita saling main yang benar aja lah," kata Erick saat menghadiri sesi latihan Timnas Indonesia jelang melawan Mozambik di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa perbedaan peringkat tidak selalu menjadi penentu hasil pertandingan. Erick mencontohkan sejumlah hasil pertandingan internasional yang menunjukkan semakin ketatnya persaingan antarnegara di sepak bola modern.

Menurut Erick, banyak tim yang secara ranking berada di bawah lawannya mampu memberikan perlawanan sengit atau bahkan meraih hasil positif. Karena itu, ia menilai kualitas sebuah tim tidak bisa hanya diukur dari posisi dalam daftar ranking FIFA.

"Saya rasa memang makin hari dinamika sepak bola makin dinamis dan makin sangat dekat persaingannya," ujarnya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

Lebih lanjut, Erick menilai perkembangan sepak bola dunia membuat setiap negara harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan kualitas tim nasionalnya. Ia menyebut pembangunan sepak bola tidak hanya bergantung pada hasil pertandingan, tetapi juga pembinaan usia muda, kompetisi domestik, dan pengembangan pemain diaspora.

Menurut Erick, seluruh federasi sepak bola kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan strategi pembangunan yang berkelanjutan.

"Semua negara memang harus benar-benar membangun grassroots-nya, kompetisinya dibangun, pengembangan diaspora juga di seluruh dunia harus tetap terjangkau," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Erick mengingatkan Timnas Indonesia agar tidak terlena setelah meraih kemenangan atas Oman. Ia meminta skuad Garuda tetap fokus menghadapi Mozambik pada laga FIFA Matchday berikutnya.

"Kita sudah ngalahin Oman ranking 79, terus Mozambik yang 100, jangan merasa sudah (hebat). Kita mesti konsisten cari poin," ujar Erick.