Candaan Erick Thohir soal Tak Peluk Elkan Baggott: Ketinggian
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menanggapi viralnya momen saat dirinya tidak memeluk Elkan Baggott ketika menyapa para pemain Timnas Indonesia
Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan Erick menyapa satu per satu pemain Timnas Indonesia di hotel tim. Sebagian besar pemain terlihat mendapatkan pelukan hangat, namun Elkan Baggott hanya berinteraksi melalui toss.
Perbedaan itu memunculkan berbagai spekulasi dari warganet mengenai hubungan Erick dengan bek yang kembali memperkuat skuad Garuda tersebut. Menanggapi hal itu, Erick memberikan jawaban santai kepada awak media.
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott
"Ketinggian. Gimana meluknya?" kata Erick sambil tertawa usai melihat sesi latihan Timnas Indonesia jelang laga melawan Mozambik di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin 8 Juni 2026
Pernyataan tersebut langsung mengundang senyum para jurnalis yang hadir. Elkan memang dikenal sebagai salah satu pemain dengan postur tertinggi di Timnas Indonesia, dengan tinggi badan lebih dari 1,9 meter.
Meski demikian, Erick menegaskan tidak ada perlakuan berbeda terhadap pemain mana pun di dalam tim nasional. Menurutnya, seluruh pemain mendapatkan perhatian dan dukungan yang sama dari PSSI.
"Semua pemain perlakuannya sama. Saya tidak membeda-bedakan siapa pun. Saya senang Elkan bisa kembali," ujarnya.
Kehadiran Erick dalam sesi latihan Timnas Indonesia bukan hal baru. Ia kerap menyempatkan diri bertemu pemain dan staf pelatih untuk memantau perkembangan tim sekaligus mendengar langsung berbagai kebutuhan yang diperlukan menjelang pertandingan.
Dalam kunjungannya kali ini, Erick juga berdiskusi dengan pelatih John Herdman serta berbincang dengan sejumlah pemain seperti Justin Hubner dan Mees Hilgers mengenai kondisi terkini mereka.
Menurut Erick, salah satu tugas PSSI adalah memastikan seluruh elemen tim nasional mendapatkan dukungan yang diperlukan agar dapat tampil maksimal di lapangan.

"Saya hanya menyapa para pemain dan tim pelatih, berdiskusi mengenai apa yang masih kurang dan apa yang bisa kami bantu. Memang tugas kami untuk mendukung tim nasional," katanya.
Di balik suasana santai tersebut, Erick tetap menyampaikan pesan serius kepada skuad Garuda menjelang pertandingan melawan Mozambik. Ia mengingatkan para pemain agar tidak terlena setelah meraih hasil positif dalam beberapa laga terakhir, termasuk kemenangan 3-0 atas Oman.
Menurut Erick, kemenangan atas tim yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi itu tidak boleh membuat Timnas Indonesia meremehkan lawan berikutnya. Ia meminta para pemain tetap fokus dan menjaga konsistensi demi terus menambah poin dalam ranking FIFA.
"Yang penting jangan meremehkan lawan. Kami memang mengalahkan Oman yang rankingnya lebih tinggi, tetapi itu bukan alasan untuk merasa sudah di atas angin. Kami harus tetap konsisten dan terus mencari poin," ujar Erick.