Update Proses Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Erick Thohir: Bismillah Segera Keluar
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan perkembangan terbaru terkait proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker. Menurutnya, pihaknya tengah menjalankan proses yang diperlukan dan berharap dokumen terkait dapat segera terbit.
Pernyataan tersebut disampaikan Erick ketika ditanya mengenai kehadiran Luke Vickery dan Mitchell Baker dalam sesi latihan Timnas Indonesia jelang laga FIFA Matchay kontra Mozambik di Stadion Madya, Jakarta Senin, 8 Juni 2026.
Erick mengaku optimistis proses naturalisasi keduanya dapat berjalan sesuai rencana.
"Bismillah. Segera suratnya keluar," kata Erick Thohir.
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Vickery
Meski demikian, Erick menegaskan proses naturalisasi masih harus melalui sejumlah tahapan administratif yang melibatkan berbagai pihak. Menurutnya, proses tersebut memerlukan waktu karena harus mengikuti mekanisme yang berlaku, termasuk di tingkat pemerintah dan DPR.
"Ya kita coba lakukan proses. Tentu ada proses-proses yang harus dilalui baik di pemerintah, di DPR, kita lakukan. Sebelum-sebelumnya juga perlu waktu kok," ujarnya.
Erick menjelaskan upaya menambah kekuatan skuad melalui naturalisasi merupakan bagian dari strategi jangka panjang PSSI dalam menjaga kedalaman tim nasional. Ia menilai regenerasi pemain perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan komposisi skuad dalam beberapa tahun ke depan.
Luke Vickery (kiri)
Menurut Erick, sejumlah pemain yang saat ini menjadi andalan Timnas Indonesia akan memasuki usia yang tidak lagi muda dalam beberapa tahun mendatang. Karena itu, PSSI perlu mempersiapkan lapisan pemain berikutnya agar kualitas tim tetap terjaga.
"Kalau kita tarik sampai 2030, mungkin ada beberapa pemain juga yang usianya nanti 38, 39, kan kita mesti isi kekosongan itu," katanya.
Meski membuka peluang melalui jalur naturalisasi, Erick menegaskan PSSI tetap berharap kontribusi pemain dari kompetisi domestik dan kelompok usia muda. Ia mencontohkan munculnya sejumlah pemain muda yang mulai mendapatkan perhatian, termasuk dari tim nasional U-19.
Menurutnya, pembinaan pemain lokal dan pengembangan talenta muda tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan kekuatan Timnas Indonesia ke depan. Karena itu, PSSI berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk memperkuat skuad Merah Putih.
"Kita coba dari segala arah, semua pemain bisa kita perkuat tim nasional kita," tandasnya.