Salah Pilih Sepatu Lari Bisa Picu Cedera, Ini Cara Memilih yang Tepat

Salah Pilih Sepatu Lari Bisa Picu Cedera, Ini Cara Memilih yang Tepat, Sepatu Lari Berpengaruh pada Performa, Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Merek atau Harga, Kenyamanan Jadi Kunci Utama, Sesuaikan Sepatu dengan Kebutuhan Lari

Memilih sepatu lari sering kali dianggap sepele, bahkan hanya dilihat dari merek atau desain yang menarik. Padahal, penggunaan sepatu yang tidak sesuai justru dapat meningkatkan risiko cedera saat berolahraga.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Zeth Boroh, Sp.KO, ALK menegaskan bahwa pemilihan sepatu harus disesuaikan dengan kondisi dan anatomi kaki masing-masing.

“Untuk pelari, sepatu yang cocok sesuai dengan bentuk dan anatomi kaki itu penting banget. Salah sepatu bisa menyebabkan cedera,” jelasnya saat ditemui setelah acara peluncuran Thrombovoren Emulgel di Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Sepatu Lari Berpengaruh pada Performa

Tidak hanya soal kenyamanan, sepatu yang tepat juga berperan dalam mendukung performa saat berlari.

Menurut dr. Zeth, penggunaan sepatu yang tidak sesuai dapat membuat gerakan menjadi tidak efektif dan performa menurun.

“Salah sepatu bisa menyebabkan performanya tidak bagus, tidak maksimal, dan tidak efektif dalam berlari,” ujarnya.

Hal ini terjadi karena sepatu yang tidak tepat dapat mengganggu stabilitas dan cara kaki menapak saat berlari.

Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Merek atau Harga

Sebagian orang memilih sepatu berdasarkan merek atau harga mahal tanpa mempertimbangkan kecocokan dengan kaki. Padahal, cara ini tidak selalu tepat.

“Pemilihan sepatu tidak bisa hanya karena mahal. Harus disesuaikan dengan kondisi kaki,” saran dr. Zeth.

Setiap orang memiliki bentuk kaki yang berbeda sehingga kebutuhan sepatu pun tidak bisa disamaratakan.

Kenyamanan Jadi Kunci Utama

Selain faktor teknis, kenyamanan tetap menjadi indikator utama dalam memilih sepatu lari. Sepatu yang tepat biasanya terasa pas di kaki tanpa menimbulkan tekanan berlebih.

“Kalau dipakai terasa nyaman, artinya sepatu tersebut sudah sesuai untuk kaki kita,” jelas dr. Zeth.

Sepatu yang nyaman membantu menjaga stabilitas dan mengurangi risiko cedera, terutama saat digunakan dalam durasi yang lama.

Hal serupa juga disampaikan oleh atlet lari profesional sekaligus sport enthusiast Triyaningsih. Menurutnya, sepatu merupakan perlengkapan dasar yang tidak boleh diabaikan oleh pelari.

“Sepatu itu basic gear yang harus kita punya dan harus nyaman. Dari salah sepatu bisa ke mana-mana, ujungnya cedera,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun tampilan atau outfit terlihat menarik, penggunaan sepatu yang tidak tepat tetap dapat berdampak pada kenyamanan hingga risiko cedera saat berlari.

Sesuaikan Sepatu dengan Kebutuhan Lari

Selain mempertimbangkan kenyamanan, pemilihan sepatu lari juga perlu disesuaikan dengan fungsi dan kebutuhan masing-masing.

Triyaningsih menjelaskan bahwa setiap sepatu memiliki peruntukan yang berbeda, mulai dari lari santai hingga untuk kecepatan.

“Sekarang sepatu itu ada yang untuk easy run, ada juga yang memang untuk lari kencang. Jadi penting untuk tahu sepatu itu fungsinya apa,” tuturnya.

Menurutnya, pelari pemula sebaiknya memilih sepatu yang memiliki stabilitas dan bantalan (cushioning) yang cukup agar lebih nyaman digunakan.

“Beginner sebaiknya pilih sepatu yang stabil dan cushioning-nya empuk,” kata dia.

Ia juga mengingatkan agar pemula tidak langsung menggunakan sepatu dengan teknologi tinggi, seperti pelat karbon.

Sepatu jenis ini umumnya dirancang untuk meningkatkan kecepatan, tetapi dapat memberikan beban lebih pada otot dan tendon jika digunakan oleh pelari yang belum terbiasa.

“Kalau masih pemula, jangan langsung pakai sepatu dengan pelat karbon karena bisa membuat otot dan tendon bekerja lebih berat dan berisiko cedera,” jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang