Cara Hemat Pakai AC di Rumah, Tagihan Listrik Bisa Lebih Ringan Tanpa Kurangi Kenyamanan
Di Indonesia, penggunaan AC sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di wilayah dengan cuaca panas dan tingkat kelembapan tinggi. AC tidak hanya digunakan di rumah, tetapi juga di kantor, kos, hingga tempat usaha.
Kondisi ini membuat konsumsi listrik sering meningkat, apalagi jika AC digunakan hampir sepanjang hari tanpa pengaturan yang tepat.
Banyak orang sebenarnya tidak menyadari bahwa cara penggunaan AC sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya tagihan listrik. Kebiasaan kecil seperti mengatur suhu terlalu rendah, membiarkan ruangan tidak tertutup rapat, atau jarang membersihkan AC bisa membuat konsumsi listrik jauh lebih boros.
Padahal, dengan sedikit perubahan kebiasaan, Anda bisa tetap menikmati udara sejuk tanpa harus khawatir tagihan listrik melonjak. Berikut langkah-langkahnya, sebagaimana dirangkum dari The Times of India, Kamis, 4 Juni 2026.
Cara Hemat Listrik saat Pakai AC
1. Gunakan suhu ideal, jangan terlalu dingin
Salah satu kesalahan paling umum adalah mengatur AC pada suhu terlalu rendah, misalnya 16 atau 18 derajat Celsius. Padahal, suhu ideal untuk kenyamanan sekaligus efisiensi listrik berada di kisaran 24 hingga 26 derajat Celsius. Semakin rendah suhu yang Anda pilih, semakin berat kerja AC dalam mendinginkan ruangan. Akibatnya, konsumsi listrik akan meningkat cukup signifikan.
2. Matikan atau naikkan suhu saat tidak digunakan
Jika ruangan tidak sedang dipakai, sebaiknya AC dimatikan atau suhunya dinaikkan. Membiarkan AC menyala terus tanpa aktivitas hanya akan membuang energi secara sia sia. Kebiasaan ini sering terjadi di rumah atau kantor, padahal dampaknya cukup besar terhadap tagihan listrik bulanan.
3. Manfaatkan fitur timer atau mode hemat
Banyak AC modern sudah dilengkapi dengan fitur timer dan mode hemat energi. Anda bisa mengatur AC untuk mati otomatis saat tidur atau saat tidak diperlukan. Fitur ini membantu menghindari penggunaan listrik berlebihan tanpa harus repot mematikan AC secara manual.
4. Pastikan ruangan tertutup rapat
AC akan bekerja lebih keras jika udara dingin terus keluar dari ruangan. Pastikan pintu dan jendela tertutup rapat saat AC dinyalakan. Jika ada celah pada kusen atau ventilasi, sebaiknya segera ditutup agar udara dingin tidak terbuang sia sia.
5. Gunakan tirai untuk mengurangi panas matahari
Sinar matahari yang masuk langsung ke dalam ruangan bisa meningkatkan suhu secara signifikan. Akibatnya, AC harus bekerja lebih keras untuk menjaga ruangan tetap sejuk. Menggunakan tirai tebal atau menutup jendela saat siang hari dapat membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan.
6. Rutin membersihkan filter AC
Filter AC yang kotor dapat menghambat aliran udara. Hal ini membuat AC membutuhkan energi lebih besar untuk menghasilkan pendinginan yang sama. Membersihkan filter secara rutin, setidaknya beberapa minggu sekali, dapat membantu AC bekerja lebih efisien dan tidak boros listrik.
7. Hindari sumber panas di dalam ruangan
Peralatan elektronik, lampu yang terlalu panas, atau aktivitas memasak di dalam ruangan dapat meningkatkan suhu secara cepat. Hal ini membuat AC bekerja lebih keras untuk menstabilkan suhu. Nah, mengurangi sumber panas di dalam ruangan, membuat AC bisa bekerja lebih ringan dan hemat listrik.
8. Lakukan servis AC secara berkala
Perawatan rutin seperti pembersihan unit indoor dan outdoor serta pengecekan kondisi AC sangat penting untuk menjaga performa tetap optimal. AC yang terawat dengan baik tidak hanya lebih dingin, tetapi juga lebih hemat listrik dan tahan lama.
Menghemat listrik saat menggunakan AC sebenarnya tidak sulit. Kuncinya ada pada kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari pengaturan suhu yang tepat hingga perawatan rutin.