Cara Menanam Bawang Merah di Kebun Rumah agar Hasil Melimpah

Bawang merah (Allium cepa) bisa ditanam dan dibudidayakan di kebun atau pekarangan rumah yang terbatas.
Menanam bawang merah di kebun sendiri dapat menjadi solusi pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga yang praktis dan hemat.
Secara morfologi, tanaman yang berkerabat dengan bawang bombay, bawang putih, daun bawang, dan kucai ini memiliki daun hijau panjang berongga. Daun tersebut tumbuh dari batang bawah tanah yang didukung oleh sistem perakaran yang dangkal.
Meski mudah ditanam, namun hati-hati bagi pemilik hewan peliharaan.
Tanaman bawang merah diketahui beracun bagi hewan peliharaan, sehingga penempatannya di dalam maupun luar ruangan harus dilakukan dengan hati-hati.
Berikut adalah panduan lengkap cara menanam dan merawat bawang merah yang dirangkum dari laman The Spruce.
Metode dan waktu penanaman
Ada dua cara utama untuk memulai budidaya bawang merah, menggunakan biji atau menggunakan set (umbi kecil).
Jika memilih menggunakan biji, prosesnya cenderung lebih menantang.
Menanam dari biji sebaiknya dilakukan di dalam ruangan sekitar delapan hingga 10 minggu sebelum tanggal embun beku terakhir di wilayah Anda. Hal ini dikarenakan bibit bawang merah dari biji sangat rentan terhadap pembusukan.
Metode yang lebih disarankan adalah menggunakan "set" atau transplantasi, yaitu umbi kecil hasil semaian tahun sebelumnya.
The Spruce menyarankan untuk memilih set yang berukuran lebih kecil dari tiga perempat inci untuk menghindari batang yang berkayu.
Terkait waktu tanam, set bawang merah idealnya ditanam di luar ruangan pada awal musim semi, segera setelah tekstur tanah memungkinkan untuk diolah.
Persiapan lokasi dan teknik penanaman
Ilustrasi tanaman bawang merah, menanam bawang merah.
Keberhasilan budidaya sangat bergantung pada pemilihan lokasi. Bawang merah memerlukan sinar matahari penuh (full sun), setidaknya enam hingga delapan jam setiap harinya.Tanah yang ideal adalah tanah yang gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik dengan pH antara 6,0 hingga 7,0.
Jika lahan Anda bertipe tanah liat dengan drainase buruk, penggunaan bedengan yang ditinggikan (raised bed) atau wadah (pot) sangat direkomendasikan.
Untuk teknis penanaman, berikut detailnya:
- Kedalaman: Tanam set bawang merah sedalam 2,5 hingga 5 sentimeter.
- Jarak tanam: Berikan jarak 5 hingga 15 sentimeter antar tanaman dalam barisan.
- Jarak antar baris: Atur jarak antar baris sekitar 30 hingga 45 sentimeter.
- Penanaman benih: Jika menggunakan benih langsung, tanam sedalam tiga perempat inci dengan jarak antar tanaman sekitar 10 sentimeter.
Sebagai catatan, Anda dapat menanam lebih rapat jika tujuannya adalah memanen tanaman muda sebagai daun bawang.
Langkah perawatan intensif
1. Pengairan yang tepat
Bawang merah membutuhkan sekitar 2,5 sentimeter air setiap minggunya. Penyiraman rutin dapat dilakukan satu atau dua kali seminggu tergantung cuaca.
Dalam kondisi panas ekstrem, penyiraman intensif perlu dilakukan.
2. Suhu dan perlindungan
Suhu ideal untuk pertumbuhan bawang merah berkisar antara 15 hingga 23 derajat Celsius.
Meski tahan terhadap embun beku ringan, suhu ekstrem di bawah -6 derajat Celsius dapat merusak tanaman. Langkah preventif yang bisa dilakukan adalah melakukan penyiraman yang cukup dan menutup tanaman dengan mulsa sebelum suhu turun drastis.
3. Pemupukan organik
Nutrisi sangat penting untuk pembentukan umbi. Awali dengan mencampurkan kompos organik ke dalam tanah pada musim gugur atau musim semi.
Beberapa minggu setelah tanam, berikan pupuk organik kaya nitrogen setiap dua minggu sekali.
Hentikan pemberian pupuk saat umbi mulai membesar dan menyebabkan tanah di sekitarnya merekah.
4. Proses penyerbukan
Dalam siklus hidupnya, bawang merah mengandalkan serangga untuk penyerbukan karena tidak dapat berbunga sendiri.
Namun, dalam praktik berkebun, bawang merah biasanya dipanen pada tahun pertama pertumbuhannya.
Karena tanaman ini baru berbunga pada tahun kedua, proses penyerbukan jarang terjadi jika target utamanya adalah pemanenan umbi untuk konsumsi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang