Jangan Dibuang! Ini 7 Cara Mengolah Kulit dan Biji Buah di Rumah
- 1. Menyulap Kulit Semangka Menjadi Acar atau Tumisan
- 2. Mengeringkan dan Memanggang Biji Melon
- 3. Membuat Selai dari Kulit Apel dan Pir
- 4. Memanfaatkan Kulit Jeruk sebagai Perasa Alami (Zest)
- 5. Membuat Kripik Renyah dari Kulit Mangga
- 6. Membuat Kaldu Manis atau Sirup dari Sisa Inti Buah (Fruit Cores)
- 7. Mengolah Menjadi Pupuk Kompos Berkualitas Tinggi
Saat mengupas buah-buahan seperti semangka, melon, atau jeruk, apa yang biasanya kamu lakukan pada kulit dan bijinya?
Sebagian besar dari kita pasti langsung melemparkannya ke tempat sampah.
sisa buah yang sering dianggap sebagai "sampah dapur" ini sebenarnya masih menyimpan banyak nutrisi dan rasa yang luar biasa jika diolah dengan benar.
Selain menghemat kantong, memanfaatkan sisa makanan (food scraps) juga menjadi langkah kecil yang keren untuk mengurangi sampah organik di rumah.
Melansir dari, NDTV Food, dalam artikelnya yang berjudul "From Watermelon Rind to Melon Seeds: 7 Ways to Use Fruit Scraps at Home”.
berikut adalah 7 cara cerdas mengolah kulit dan biji buah menjadi hidangan yang lezat dan bermanfaat. Yuk, simak daftarnya!
1. Menyulap Kulit Semangka Menjadi Acar atau Tumisan
Ilustrasi kulit semangka
Jangan cuma makan daging buahnya yang merah dan berair. Bagian putih dari kulit semangka (watermelon rind) ternyata memiliki tekstur renyah mirip dengan mentimun.
Menurut laporan NDTV Food, kamu bisa mengupas lapisan tipis kulit hijau paling luarnya, lalu memotong bagian putihnya untuk dijadikan acar segar dengan rendaman cuka dan gula. Selain itu, di beberapa tradisi kuliner, bagian putih ini juga sering diiris tipis untuk dijadikan bahan tumisan yang gurih.
2. Mengeringkan dan Memanggang Biji Melon
ilustrasi melon
Sama seperti biji kuaci yang berasal dari bunga matahari atau labu, biji melon juga bisa menjadi camilan yang sangat nagih. Biji melon kaya akan protein dan lemak sehat.
Caranya sangat mudah: bersihkan biji dari serat-serat buah melon, keringkan di bawah sinar matahari atau lap dengan tisu, lalu panggang di oven atau sangrai di atas wajan dengan sedikit garam atau bumbu bubuk favoritmu.
3. Membuat Selai dari Kulit Apel dan Pir
Ilustrasi mengupas apel, kulit apel.
Saat membuat pai atau hidangan yang mengharuskan apel dan pir dikupas, jangan buang kulitnya. Kulit apel dan pir mengandung konsentrasi pektin yang tinggi—zat alami yang berfungsi sebagai pengental.
Rebus kulit buah tersebut bersama sedikit air, gula, dan perasan lemon. Hancurkan hingga lembut, dan kamu akan mendapatkan selai buah rumahan yang manis dan kental, cocok untuk teman makan roti tawar di pagi hari.
4. Memanfaatkan Kulit Jeruk sebagai Perasa Alami (Zest)
Ilustrasi kulit jeruk.
Kulit jeruk, baik itu jeruk manis, lemon, maupun jeruk nipis, memiliki kandungan minyak atsiri yang aromatik banget. Sebelum mengupas jeruk untuk dimakan, gunakan parutan keju untuk memarut bagian paling luar kulitnya (ingat, jangan sampai terkena bagian putihnya yang pahit).
Zest atau parutan kulit jeruk ini bisa kamu simpan di freezer untuk digunakan kapan saja sebagai penambah aroma pada adonan kue, puding, atau saus salad.
5. Membuat Kripik Renyah dari Kulit Mangga
Ilustrasi mengupas kulit mangga. Kulit mangga bermanfaat bagi kesehatan.
Beberapa varietas mangga memiliki kulit yang cukup tebal. Alih-alih dibuang, kulit mangga ini bisa dicuci bersih, diiris memanjang, lalu digoreng atau dipanggang dengan sedikit taburan garam dan bubuk cabai. Hasilnya adalah keripik eksotis yang renyah dengan perpaduan rasa manis alami dan gurih.
6. Membuat Kaldu Manis atau Sirup dari Sisa Inti Buah (Fruit Cores)
Bagian tengah apel atau nanas yang keras biasanya selalu disisihkan. NDTV Food menyarankan untuk mengumpulkan sisa-sisa inti buah ini ke dalam wadah di freezer.
Jika sudah cukup banyak, rebus sisa buah tersebut bersama air dan gula untuk dijadikan sirup buah sederhana (simple syrup), atau rebus tanpa gula untuk dijadikan kaldu buah manis sebagai bahan dasar sup buah atau saus bumbu saus asam manis.
7. Mengolah Menjadi Pupuk Kompos Berkualitas Tinggi
Ilustrasi kulit pisang.
Jika kamu benar-benar tidak ingin memakannya, jalan terakhir yang paling bijak adalah tidak membiarkannya menumpuk begitu saja di tempat pembuangan akhir.
Kulit dan biji buah merupakan kategori "sampah hijau" yang sangat kaya akan nitrogen. Potong kecil-kecil sisa buah tersebut dan masukkan ke dalam wadah komposter di rumah. Dalam beberapa minggu, sampah tersebut akan berubah menjadi pupuk organik yang menyuburkan tanaman hias atau kebun sayurmu.
Nah, itulah beberapa cara mudah dan aplikatif untuk mengurangi sampah dapur harian kita. Mulai sekarang, sebelum membuang kulit dan biji buah ke tempat sampah, ingat-ingat lagi daftar di atas, ya! Selamat mencoba di rumah!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang