Warganet Sorot IG Erick Thohir: Sebulan Gak Bahas Timnas Indonesia, Kini Sibuk Posting Medali Emas SEA Games 2025

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

 Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjadi sorotan publik setelah hampir sebulan terakhir tidak lagi memposting apapun terkait Timnas Indonesia di akun Instagram pribadinya. 

Dalam rentang waktu tersebut, unggahan Erick justru didominasi konten capaian cabang olahraga lain, khususnya perolehan medali emas Indonesia di SEA Games 2025.

Terakhir kali Erick menyinggung sepak bola Indonesia tercatat pada unggahan soal FIFA Series pada 22 November. Hingga 18 Desember, atau nyaris satu bulan berselang, tak ada satu pun unggahan yang secara khusus membahas perjuangan Timnas Indonesia, baik tim senior maupun kelompok usia.

Mauro Zijlstra saat Timnas Indonesia U-22 Vs Filipina

Situasi ini memicu tanda tanya di kalangan suporter dan netizen. Banyak yang menilai unggahan Erick terkesan timpang karena lebih menonjolkan keberhasilan cabang olahraga lain, sementara kegagalan Timnas Indonesia di SEA Games 2025 tak mendapat respons terbuka, termasuk sekadar pesan penyemangat.

Sorotan publik makin tajam karena sepanjang 2025, sepak bola Indonesia justru berada dalam fase terburuknya. Setelah sempat tampil menjanjikan pada 2024, performa Timnas Indonesia mengalami penurunan signifikan. Keputusan kontroversial PSSI memecat Shin Tae-yong (STY) di awal tahun, yang disebut bertujuan meningkatkan prestasi, belum menunjukkan hasil positif di lapangan.

Di bawah arahan pelatih anyar Patrick Kluivert, Timnas Indonesia senior hanya mampu meraih tiga kemenangan dari tujuh pertandingan sepanjang 2025. Kemenangan tersebut didapat saat menghadapi Bahrain, China, dan Taiwan dalam laga uji coba. Namun, hasil positif itu tertutup oleh serangkaian kekalahan telak di pertandingan krusial.

Timnas Indonesia sempat dipermalukan Australia dengan skor 1-5 dan dibantai Jepang 0-6. Puncak kekecewaan terjadi di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak membuat Garuda finis sebagai juru kunci grup, sekaligus memastikan mimpi tampil di Piala Dunia kembali pupus.

Baik Timnas Indonesia maupun China sama-sama mengincar kemenangan pertama mereka dalam babak kualifikasi ini.

Baik Timnas Indonesia maupun China sama-sama mengincar kemenangan pertama mereka dalam babak kualifikasi ini.

Kondisi serupa juga dialami tim kelompok umur. Timnas U-23 gagal mencapai target besar setelah hanya menjadi runner-up Piala AFF U-23 dan tersingkir di kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Timnas U-20 pun tampil mengecewakan di Piala Asia U-20 2025 dengan hanya meraih satu poin di fase grup.

Sementara itu, Timnas U-22 yang datang sebagai juara bertahan SEA Games 2025 Thailand justru tersingkir di fase grup. Kekalahan mengejutkan 0-1 dari Filipina menjadi awal kegagalan, meski turnamen ditutup dengan kemenangan atas Myanmar.

Rangkaian hasil buruk di semua level tersebut menjadikan 2025 sebagai tahun evaluasi besar bagi sepak bola Indonesia. Bagi publik, bukan hanya performa di lapangan yang dipertanyakan, tetapi juga sikap dan komunikasi pengurus PSSI di tengah krisis. Bungkamnya Erick Thohir di media sosial soal Timnas Indonesia pun akhirnya dipersepsikan sebagai simbol kekecewaan yang belum terjawab.