Erick Thohir Buka Suara soal Rumor Louis van Gaal Latih Timnas Indonesia
Rumor kedatangan Louis van Gaal untuk melatih Timnas Indonesia akhirnya terbantahkan. Pelatih legendaris asal Belanda itu memang menggelar konferensi pers pada Senin sore waktu Indonesia, namun bukan untuk membahas posisi pelatih Garuda.
Kabar Van Gaal bakal menangani Indonesia sempat membuat heboh jagat maya dalam dua hari terakhir. Beberapa media Belanda menyebut pria 74 tahun itu akan mengumumkan sesuatu yang “penting”, dan spekulasi pun berkembang liar di media sosial, bahkan dikaitkan dengan kursi kosong pelatih Timnas usai pemecatan Patrick Kluivert.
Situasi makin panas setelah jurnalis Spanyol, Victor Catalina, menulis di media sosial “Selamat datang Louis van Gaal” disertai emoji bendera Indonesia. Ribuan netizen Tanah Air sontak meyakini bahwa “Tulip Besi” akan segera mendarat di Jakarta.
Namun semua rumor itu dipatahkan langsung dalam konferensi pers yang digelar Van Gaal di Belanda. Ia sama sekali tidak membahas sepak bola Indonesia, melainkan mempromosikan acara amal bertajuk 3FM Serious Request 2025 yang diselenggarakan oleh yayasan Spieren voor Spieren, organisasi yang membantu anak-anak penderita penyakit otot.
“Dalam konferensi pers khusus, mantan pelatih tim nasional dan duta Spieren voor Spieren, Louis van Gaal, mengumumkan para pemain bintang yang akan tampil di ajang 3FM Serious Request 2025,” tulis NPO 3 FM dalam rilis resminya.
Acara tersebut akan berlangsung di ’s-Hertogenbosch pada 18–24 Desember 2025, dan seluruh hasilnya akan disumbangkan untuk pengobatan lebih dari 20 ribu anak penderita penyakit otot di Belanda.
Dengan demikian, rumor Van Gaal bakal menukangi Timnas Indonesia resmi tidak benar alias hoaks.
Menanggapi isu yang sempat bergulir liar itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan agar publik tak mudah terjebak kabar palsu. Ia memastikan PSSI sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan Van Gaal.
“Dengan isu yang berkembang, saya tidak mau jadi kontraproduktif. Contohnya tiba-tiba muncul Van Gaal, hari Senin, ya mau bicara apa? Saya tahu tidak pernah kontak dia. Ternyata konferensi persnya tentang isu sosial,” ujar Erick di Jakarta, Kamis 24 Oktober 2025.
Erick mengimbau seluruh pihak untuk tidak mudah termakan rumor yang menyesatkan. “Kita jangan terjebak isu kontraproduktif. Keterbukaan informasi di PSSI itu sangat terbuka. Tapi kalau hoaks, ya tidak sehat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa proses pencarian pelatih baru Timnas Indonesia sedang berjalan secara resmi melalui Badan Tim Nasional (BTN).
“Saya sudah bertemu Pak Sumardji, dan BTN akan mencari siapa calonnya, lalu dilaporkan ke Ketum. Setelah itu Ketum akan adakan rapat Exco,” ujarnya.
Mantan Menteri BUMN itu menambahkan bahwa PSSI kini sedang mengevaluasi perjalanan dua era pelatih terakhir, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
“Kelebihan dan kekurangan STY dan Patrick ini kita pelajari agar lebih baik lagi. Insya Allah mereka sudah kasih support terbaik. Tapi sepak bola itu ada up and down, ada hasil yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Erick.
Erick juga menegaskan bahwa baik Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert adalah bagian dari perjalanan sejarah Timnas yang tetap dihargai.
“STY dan Patrick sudah jadi bagian masa lalu. Apa yang diberikan kita apresiasi, dan kekurangannya kita pelajari. Sekarang kita cari pelatih yang lebih baik, dengan rekam jejak kuat dan target jelas,” tutup Erick.