Bintang Chelsea Terancam Sanksi UEFA Usai Dorong Anak Gawang saat Lawan PSG
Penyerang Chelsea Pedro Neto menghadapi ancaman sanksi dari UEFA setelah insiden pada pertandingan UEFA Champions League (UCL) 2025–26.
Insiden terjadi saat Chelsea FC menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Pertandingan PSG vs Chelsea berlangsung di Parc des Princes pada Kamis (12/3/2026) dini hari WIB dan berakhir via skor 5-2.
Tuan rumah mencetak lima gol melalui Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-86 dan 90+4, Bradley Barcola pada menit ke-10, Ousmane Dembele pada menit ke-40, serta Vitinha pada menit ke-74.
Chelsea membalas lewat gol Malo Gusto pada menit ke-28 dan Enzo Fernandez pada menit ke-57.
Menjelang akhir pertandingan, terjadi insiden saat Pedro Neto mendorong seorang anak gawang.
Tindakan itu membuat anak gawang tersebut terjatuh dan memicu ketegangan di lapangan.
Neto Minta Maaf Usai Pertandingan
Setelah pertandingan selesai, Pedro Neto menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya.
Pedro Neto mengaku telah berbicara langsung dengan anak gawang tersebut.
"Saya ingin meminta maaf kepada anak gawang itu. Saya sudah berbicara dengannya," ucap Neto.
Ia menjelaskan bahwa situasi pertandingan membuat dirinya bereaksi secara emosional.
Chelsea saat itu sedang tertinggal dan ia ingin mempercepat jalannya permainan.
Pedro Neto (kiri) merayakan gol di samping Nicolas Jackson dalam pertandingan Grup D Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea vs Los Angeles FC di Stadion Mercedes-Benz di Atlanta pada 16 Juni 2025.(Photo by Paul ELLIS / AFP)
"Kami sedang tertinggal dan dalam emosi pertandingan. Saya ingin mendapatkan bola dengan cepat dan saya sedikit mendorongnya."
Neto menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan kepribadiannya.
"Saya bukan orang seperti itu. Itu terjadi dalam keadaan emosi sesaat dan saya ingin meminta maaf."
"Saya memberikan baju saya kepadanya. Saya benar-benar menyesali kejadian itu," lanjutnya.
UEFA Lakukan Investigasi
Meski telah menyampaikan permintaan maaf, kasus tersebut tetap mendapat perhatian dari UEFA.
Badan sepak bola Eropa itu dilaporkan sedang memeriksa insiden yang terjadi di pertandingan tersebut.
"Badan kedisiplinan UEFA akan mengambil keputusan mengenai kasus ini pada waktunya," demikian pernyataan dari UEFA.
Neto disebut berpotensi melanggar pasal 15.1.a.v terkait perilaku tidak sportif.
Jika dinyatakan bersalah, pemain asal Portugal tersebut dapat menerima sanksi larangan bertanding.
Laporan menyebut kemungkinan hukuman berupa larangan bermain satu pertandingan di kompetisi antarklub Eropa.
Apabila keputusan itu dijatuhkan sebelum leg kedua, Neto berpeluang absen saat Chelsea kembali menghadapi PSG pada babak 16 besar Liga Champions musim ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang