Terpopuler: Kluivert Kembali ke Indonesia, Wasit Kontroversi di Laga Barcelona vs Atletico Dibawa ke UEFA
Dunia sepak bola tengah memanas seiring bergulirnya babak perempat final Liga Champions 2025/2026 yang penuh drama. Sorotan utama tertuju pada nestapa FC Barcelona di Camp Nou yang dipenuhi kontroversi wasit saat menjamu Atletico Madrid, hingga pengakuan jujur Arne Slot mengenai dominasi total PSG atas Liverpool.
Di sisi lain, kembalinya sosok ikonik Patrick Kluivert ke Indonesia menjadi perbincangan hangat di tengah memori pahit kualifikasi Piala Dunia.
Simak rangkuman berita bola terpopuler sepanjang Kamis, 9 April 2026, yang merangkum suka duka para raksasa Eropa dan perkembangan terkini dari tanah air:
5. Keputusan Wasit jadi Kontroversi, Barcelona Siap Bawa ke UEFA Usai Kalah dari Atletico
Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Kekalahan menyakitkan harus ditelan FC Barcelona saat menjamu Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025-2026. Bermain di Camp Nou, Kamis dini hari 0.200 WIB, Blaugrana tak hanya kalah 0-2, tetapi juga diliputi rasa kecewa mendalam terhadap kepemimpinan wasit.
Sejumlah keputusan krusial di lapangan memicu kemarahan kubu Barcelona. Bahkan, manajemen klub dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah serius dengan melayangkan protes resmi ke UEFA.
Sejak awal laga, tim asuhan Hansi Flick tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Namun, efektivitas justru menjadi milik tim tamu yang tampil lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.
Atletico membuka keunggulan lewat Julian Alvarez, sebelum Alexander Sørloth memastikan kemenangan dengan gol kedua di babak lanjutan. Hasil ini membuat Barcelona berada dalam posisi sulit jelang leg kedua di markas Atletico.
Sorotan terbesar muncul pada menit ke-54. Dalam sebuah situasi yang dianggap krusial, pemain Atletico diduga melakukan handball setelah menerima bola dari kiper. Insiden tersebut langsung memicu protes keras dari para pemain dan staf Barcelona.
4. Arne Slot Ngaku Liverpool Tak Berdaya Lawan Kekuatan PSG: Kami Mode Bertahan
Pelatih Liverpool Arne Slot
Pelatih Arne Slot mengakui Liverpool tak mampu mengimbangi permainan Paris Saint-Germain setelah kalah 0-2 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA, Kamis 9 April 2026 dini hari WIB pukul 02.00 WIB.
Bertanding di Parc des Princes, Liverpool langsung ditekan sejak awal laga. Gol cepat dari Desire Doue membuat tim tamu berada di bawah tekanan, sebelum Khvicha Kvaratskhelia menggandakan keunggulan tuan rumah di babak kedua.
Sepanjang pertandingan, PSG tampil dominan dengan penguasaan bola dan intensitas tinggi. Liverpool bahkan kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak bertahan demi meredam serangan bertubi-tubi.
Slot pun tak menampik kondisi tersebut. Ia menyebut timnya memang lebih banyak berada dalam situasi bertahan saat menghadapi agresivitas PSG.
“Kami berada dalam mode bertahan di sebagian besar pertandingan,” ujar Slot dalam keterangan resmi klub.
3. Simeone Pecahkan Kutukan, Sejarah Baru Tercipta di Liga Champions
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone
Atletico Madrid akhirnya memutus kutukan 25 pertandingan tanpa kemenangan atas Barcelona di Camp Nou lewat kemenangan 2-0 pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025/26, Rabu malam.
Gol Julian Alvarez dan Alexander Sorloth memastikan Atletico unggul dua gol atas tim besutan Hansi Flick. Barcelona harus bermain dengan 10 orang setelah Pau Cubarsi diusir wasit pada akhir babak pertama karena pelanggaran terakhir terhadap Giuliano Simeone. Tendangan bebas yang lahir dari kartu merah itu berhasil dikonversi menjadi gol oleh Alvarez.
Sorloth kemudian masuk dari bangku cadangan dan menambah keunggulan Atletico, sementara Barcelona gagal membalas dan tetap tak mampu mencetak gol di kandang sendiri.
Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi Atletico, yang untuk pertama kalinya menang di Camp Nou sejak 2006, sekaligus menjadi kemenangan pertama pelatih Diego Simeone di stadion legendaris tersebut. Lebih dari itu, ini juga kali pertama Atletico meraih kemenangan di Liga Champions saat menghadapi tim Spanyol lain di kandang lawan.
Kini Atletico membawa modal dua gol untuk leg kedua, yang akan digelar di Metropolitano pekan depan. Sebelumnya, mereka sempat mengalahkan Barcelona 2-1 di La Liga Desember 2024, tetapi itu terjadi di markas sementara Barcelona, Estadi Olímpic Lluís Companys.
2. Alasan Hansi Flick Usai Barcelona Dihantam Atletico di Liga Champions
Pelatih Barcelona, Hansi Flick
Kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid membuat Barcelona berada di ujung tanduk di Liga Champions UEFA. Namun, pelatih Hansi Flick menolak menyerah dan tetap memancarkan optimisme.
Bermain di kandang sendiri, Blaugrana justru harus menelan hasil pahit. Kini mereka dituntut menang minimal dua gol saat bertandang ke markas Atletico jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal—misi yang jelas tidak mudah.
Meski begitu, Flick menilai timnya sebenarnya punya peluang dan tidak pantas sepenuhnya kalah.
“Mereka mencetak dua gol dan memiliki banyak kualitas. Untuk gol pertama, kami harus bertahan lebih baik, kami mendapat kartu merah lalu kebobolan. Kami kalah, tetapi kami punya peluang yang sangat bagus. Kami tidak akan menyerah. Saya pikir kami punya banyak opsi.”
Tak hanya soal hasil, Flick juga menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya, termasuk kartu merah untuk Pau Cubarsi.
1. Patrick Kluivert Kembali ke Indonesia
Momen Patrick Kluivert & Alex Pastoor masih jadi pelatih timnas dan Meriahkan HUT ke-80 RI
Kembalinya Patrick Kluivert ke Indonesia akhirnya jadi kenyataan, meski di balik itu tersimpan cerita tak mudah.
Promotor Clash of Legends 2026, Senyawa Entertainment, mengungkap perjuangan mereka membujuk legenda FC Barcelona tersebut agar mau kembali tampil di Tanah Air.
Seperti diketahui, nama Kluivert sempat jadi sorotan usai kegagalannya membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia FIFA 2026.
“Cukup sulit memang awalnya untuk meyakinkan Coach Patrick untuk tampil kembali. Akhirnya kami sempat ketemu dan saya mencoba meyakinkan dia, dan akhirnya dia setuju untuk datang ke sini,” kata CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti.
Reza Subekti mengatakan, kehadiran Kluivert memang sempat diragukan, mengingat sebagian suporter masih menyimpan kekecewaan. Namun pihak promotor menegaskan bahwa kegagalan Timnas bukan sepenuhnya tanggung jawab sang pelatih.