Reaksi Presiden Barcelona Usai UEFA Tolak soal Pengaduan Wasit
Barcelona memastikan tidak akan tinggal diam setelah Federasi Sepak Bola Eropa, UEFA, secara resmi menolak pengaduan yang mereka layangkan terkait kontroversi kepemimpinan pengadil lapangan.
Protes tersebut sebelumnya diajukan buntut dari sejumlah insiden pada leg pertama babak perempat final Liga Champions 2025-2026 di Camp Nou.
Pada pertemuan pertama tersebut, Barcelona merasa sangat dirugikan oleh beberapa keputusan wasit Istvan Kovacs, salah satunya adalah insiden yang dinilai layak berbuah penalti untuk Marc Pubill.
Namun, Komite Disiplin UEFA menyatakan bahwa keluhan resmi dari pihak Blaugrana tersebut tidak dapat diterima.
Menyikapi penolakan tersebut, Presiden Rafa Yuste mengonfirmasi bahwa pihak klub tengah mempertimbangkan secara serius opsi untuk mengambil jalur hukum.
Langkah ini sedang dievaluasi lebih lanjut menjelang duel penentuan leg kedua UEFA Champions League melawan Atletico Madrid.
“Tim hukum kami saat ini sedang mengevaluasi masalah ini. Mereka perlu memeriksa dasar-dasar pengaduan ini, dan setelah semuanya dievaluasi, kami akan bertindak sesuai dengan itu,” tegas Rafa Yuste seperti dikutip dari SPORT.
Polemik Kondisi Lapangan Stadion Metropolitano
Selain masalah wasit, persiapan laga tandang ini juga sempat diwarnai isu terkait kondisi rumput di kandang lawan.
Manajer Hansi Flick sebelumnya sempat menyoroti ketebalan rumput yang dinilai bisa menghambat gaya permainan umpan cepat timnya.
Namun, kekhawatiran itu telah diredam setelah ada jaminan langsung dalam rapat koordinasi pra-pertandingan.
UEFA memastikan ketebalan lapangan akan dijaga di angka 26 milimeter, masih dalam batas aturan maksimal 30 mm, serta akan disiram sebelum kick-off dan saat jeda turun minum.
Penyerang Atletico Madrid, Ademola Lookman, merayakan gol ke gawang Barcelona. Hasil Liga Champions Atletico Madrid vs Barcelona bergulir di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4/2026) pukul 02.00 WIB.
“Saya tidak khawatir soal lapangan. UEFA mengadakan pertemuan pagi ini dengan kedua klub, dan jelas semuanya akan baik-baik saja. Ada keyakinan penuh,” ujar Yuste menanggapi jaminan tersebut.
Ia menegaskan bahwa tuntutan klub murni agar pertandingan berjalan sesuai standar.
“Bukannya kami mengeluh, hanya saja ada aturan yang harus diterapkan. Kriteria UEFA harus dipenuhi, dan itu saja. Itulah yang kami minta, tidak lebih.”
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang