4 Bahan Makanan yang Jangan Disimpan di Kulkas

Menyimpan tomat di kulkas, Menyimpan pisang di kulkas, Bawang bombai, 4 Bahan Makanan yang Jangan Disimpan di Kulkas, 1. Tomat, 2. Herbal segar, 3. Pisang, 4. Bawang bombai

Menyimpan bahan makanan di kulkas dianggap dapat membuatnya lebih tahan lama. Namun, beberapa bahan makanan bisa lebih cepat rusak jika disimpan pada suhu terlalu dingin.

Dilansir dari Eating Well, Rabu (13/5/2026), ada beberapa bajan makanan yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas agar kualitas, rasa, dan teksturnya tetap terjaga. Berikut yang tidak direkomendasikan: 

Bahan makanan yang jangan disimpan di kulkas

1. Tomat

Menyimpan tomat di kulkas, Menyimpan pisang di kulkas, Bawang bombai, 4 Bahan Makanan yang Jangan Disimpan di Kulkas, 1. Tomat, 2. Herbal segar, 3. Pisang, 4. Bawang bombai

Menyimpan beberapa bahan makanan di kulkas ternyata bisa membuatnya lebih cepat rusak dan kehilangan rasa segar. Salah satunya tomat.

Tomat merupakan bahan makanan yang lebih cocok disimpan pada suhu ruang dibandingkan di dalam kulkas.

Meski sudah dipetik dari pohonnya, tomat ternyata tetap sensitif terhadap suhu dingin. Menyimpan tomat di kulkas dapat membuat teksturnya menjadi lembek dan kesegarannya berkurang.

Tomat yang sudah terlanjur disimpan di kulkas memang masih bisa digunakan untuk memasak, tetapi tidak ideal jika dimakan.

Sebaiknya, tomat disimpan di atas meja dapur dan dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung hingga matang sempurna.

2. Herbal segar

Menyimpan tomat di kulkas, Menyimpan pisang di kulkas, Bawang bombai, 4 Bahan Makanan yang Jangan Disimpan di Kulkas, 1. Tomat, 2. Herbal segar, 3. Pisang, 4. Bawang bombai

Menyimpan beberapa bahan makanan di kulkas ternyata bisa membuatnya lebih cepat rusak dan kehilangan rasa segar. Salah satunya peterseli.

Beberapa herbs segar seperti basil, peterseli, dan ketumbar juga tidak disarankan disimpan terlalu lama di kulkas.

Suhu dingin dapat membuat bahan makanan tersebut lebih cepat layu dan kehilangan kesegarannya.

Cara terbaik menyimpannya adalah dengan memperlakukannya seperti bunga potong. Simpanlah dalam gelas berisi air dan ganti airnya setiap satu hingga dua hari sekali.

Herbs juga bisa ditutup secara longgar menggunakan kantong plastik berlubang agar kelembapannya tetap terjaga sekaligus memungkinkan sirkulasi udara.

3. Pisang

Menyimpan tomat di kulkas, Menyimpan pisang di kulkas, Bawang bombai, 4 Bahan Makanan yang Jangan Disimpan di Kulkas, 1. Tomat, 2. Herbal segar, 3. Pisang, 4. Bawang bombai

Menyimpan beberapa bahan makanan di kulkas ternyata bisa membuatnya lebih cepat rusak dan kehilangan rasa segar. Salah satunya pisang.

Pisang merupakan buah tropis yang lebih cocok disimpan pada suhu sedang.

Menyimpan pisang di kulkas dapat memperlambat proses pematangan dan membuat kulitnya berubah cokelat.


Kondisi tersebut dikenal sebagai chilling injury atau cedera akibat pendinginan yang dapat memengaruhi rasa pisang menjadi lebih pahit dan membuatnya lebih cepat membusuk. Maka dari itu, pisang sebaiknya disimpan di suhu ruang. 

4. Bawang bombai

Menyimpan tomat di kulkas, Menyimpan pisang di kulkas, Bawang bombai, 4 Bahan Makanan yang Jangan Disimpan di Kulkas, 1. Tomat, 2. Herbal segar, 3. Pisang, 4. Bawang bombai

Menyimpan beberapa bahan makanan di kulkas ternyata bisa membuatnya lebih cepat rusak dan kehilangan rasa segar. Salah satunya bawang bombai.

Bawang bombai juga termasuk bahan makanan yang tidak cocok disimpan di kulkas.

Sebab, bahan makanan ini membutuhkan memerlukan tempat  yang kering agar lapisan kulit luarnya tetap terjaga dengan baik. Kelembapan di dalam kulkas dan kurangnya sirkulasi udara dapat membuat bawang lebih cepat busuk.

Selain itu, bawang bombai juga sebaiknya tidak disimpan berdekatan dengan kentang karena kentang dapat mengeluarkan gas dan uap air yang bisa mempercepat pembusukan.

Bawang bombaj dianjurkan disimpan di tempat yang sejuk, kering, gelap, dan memiliki sirkulasi udara baik.

Namun, jenis bawang lain seperti daun bawang dan kucai tetap lebih baik disimpan di kulkas karena memiliki kadar air lebih tinggi dan lebih mudah rusak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang