Top 5+ Cara Mencairkan Daging Beku dengan Aman, Jangan Sampai Salah!

Mencairkan daging beku tidak bisa dilakukan sembarangan. Cara yang kurang tepat dapat memicu pertumbuhan bakteri dan memengaruhi kualitas daging saat diolah.
Dilansir dari Kompas.com pada (7/6/2025), berikut cara mencairkan daging beku yang aman dan praktis:
1. Memindahkan ke rak kulkas
Metode ini menjadi cara paling aman dan higienis untuk mencairkan daging beku.
Daging cukup dipindahkan dari freezer ke rak kulkas (chiller) dan dibiarkan mencair secara perlahan.
Dikutip dari buku Dasar Teknologi Hasil Ternak (2019) karya Agus Susilo dan tim, metode ini membutuhkan waktu lebih lama, sehingga sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum memasak.
Jika ingin mengolah daging keesokan hari, daging bisa dipindahkan ke kulkas sejak malam sebelumnya.
2. Mencairkan dengan air dingin
Cara lain yang bisa dilakukan adalah menggunakan air dingin. Daging tidak perlu dikeluarkan dari plastik atau wadahnya.
Cukup rendam bungkusan daging dalam air dingin dan ganti air setiap 30 menit hingga daging mencair.
Metode ini lebih cepat dibandingkan mencairkan di kulkas, tetapi tetap aman jika dilakukan dengan benar.
3. Menggunakan microwave
Microwave menjadi solusi praktis untuk mencairkan daging dalam waktu singkat. Gunakan fitur defrost dan sesuaikan waktu dengan berat daging.
Namun, setelah dicairkan, daging harus segera dimasak untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Cara ini kurang disarankan untuk potongan besar karena pencairannya bisa tidak merata.
4. Menggunakan larutan air garam
Merendam daging dalam larutan air garam juga dapat mempercepat proses pencairan. Garam membantu menurunkan titik beku air sehingga es lebih cepat mencair.
Dilansir dari buku 100+ Tips Pilihan Anti Gagal Memasak (2009) karya Sufi S.Y., daging cukup direndam dalam air garam selama sekitar 60 menit hingga mencair.
5. Memasak langsung tanpa dicairkan
Beberapa jenis masakan memungkinkan daging beku dimasak langsung tanpa dicairkan terlebih dahulu, seperti sup atau masakan berkuah.
Metode ini dapat menghemat waktu sekaligus mengurangi risiko kontaminasi bakteri. Teknik ini cocok untuk metode slow cooking atau perebusan.
Sebagai catatan, daging yang sudah dikeluarkan dari freezer dan mulai mencair tidak dianjurkan untuk dibekukan kembali.
Hal ini karena daging yang sudah terpapar udara luar lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri yang dapat membahayakan kesehatan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang