FIFA Evaluasi Kemajuan Pembangunan Markas Barcelona untuk Piala Dunia 2030

FIFA, Piala Dunia 2030, Spanyol, Barcelona, Camp Nou, Piala Dunia, Bernabeu, FIFA Evaluasi Kemajuan Pembangunan Markas Barcelona untuk Piala Dunia 2030

Barcelona bersiap menyambut kunjungan penting dari delegasi teknis Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) minggu depan untuk meninjau Spotify Camp Nou.

Berdasarkan laporan Diario Sport, para perwakilan FIFA bakal melakukan tur inspeksi mendalam ke berbagai lokasi yang menjadi kandidat penyelenggara Piala Dunia 2030 di wilayah Spanyol dan Portugal.

Fokus utama dalam agenda di Barcelona ini adalah memantau secara langsung kemajuan proyek renovasi besar-besaran di Spotify Camp Nou.

Kunjungan yang dijadwalkan pada Senin (9/3/2026) mendatang bertujuan untuk mengevaluasi infrastruktur, logistik, hingga kerangka hukum demi memastikan kesiapan stadion yang diproyeksikan menjadi arena sepak bola terbesar di Eropa tersebut.

Langkah inspeksi ini merupakan bagian dari persiapan panjang menyambut Piala Dunia 2030.

Pihak FIFA akan menganalisis kelayakan stadion sebelum menentukan lokasi laga final pada Desember 2026.

Markas klub berjuluk Blaugrana ini dianggap sebagai pesaing terkuat bagi Santiago Bernabeu di Madrid untuk menggelar pertandingan puncak turnamen edisi ke-100 tersebut.

Faktor ekonomi menjadi kartu as bagi pihak Catalan.

Dengan kapasitas yang direncanakan mencapai 105.000 penonton, stadion ini mampu menampung 21.000 orang lebih banyak dibandingkan Bernabeu.

Secara finansial, keunggulan kapasitas ini diprediksi mampu menyumbang pendapatan tambahan bagi penyelenggara hingga lebih dari 20 juta Euro.

Progres Signifikan Espai Barça

Pengerjaan stadion saat ini diklaim telah mengalami kemajuan pesat.

Fokus jangka pendek manajemen adalah membuka kembali tribun tingkat ketiga guna mencapai kapasitas 62.000 penonton pada fase pertama.

Hal ini dilakukan sembari menunggu lampu hijau dari dewan kota terkait izin penggunaan Fase 1C untuk area Gol Nord.

FIFA, Piala Dunia 2030, Spanyol, Barcelona, Camp Nou, Piala Dunia, Bernabeu, FIFA Evaluasi Kemajuan Pembangunan Markas Barcelona untuk Piala Dunia 2030

Penyerang Barcelona, Marcus Rashford (kanan), merayakan gol keempat timnya bersama rekan-rekan setimnya pada laga pekan ke-8 fase liga Liga Champions antara FC Barcelona dan FC Copenhagen di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 28 Januari 2026.

"Tujuan utamanya adalah mencapai kapasitas 62.000 penonton setelah dewan kota Barcelona memberikan izin penggunaan Fase 1C , yang akan membuka kembali bagian Gol Nord ."

Meski pembangunan atap masih menjadi tantangan teknis yang membutuhkan waktu lebih lama, optimisme tetap tinggi.

Terlebih, pihak klub baru saja secara resmi mengumumkan ketertarikan mereka untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah final Liga Champions UEFA 2029 di stadion yang sama.

Persaingan dengan Madrid dan Casablanca

Selain di ibu kota Catalan, delegasi juga akan memeriksa sejumlah stadion lain seperti Riyadh Air Metropolitano dan San Mames.

Namun, persaingan utama untuk laga pamungkas Piala Dunia 2030 mengerucut pada tiga nama: Santiago Bernabeu, Spotify Camp Nou, dan Stadion Hassan II di Casablanca.

Dibandingkan opsi di Maroko, Spanyol dinilai memiliki keunggulan dari sisi logistik dan lokasi stadion yang berada di pusat kota.

Tradisi sepak bola yang kuat di tanah Matador menjadi poin tambahan bagi badan pengatur sepak bola dunia dalam memilih lokasi yang andal untuk ajang internasional berskala besar.

Keberhasilan mendapatkan izin operasional dalam waktu dekat akan menjadi tonggak penting bagi kembalinya aktivitas penuh di markas Barcelona.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang