Cerita di Balik Perjalanan Barcelona Rekrut Hamza Abdelkarim dari Al Ahli

Hamza Abdelkarim, Liga Spanyol, LaLiga, Barcelona, bursa transfer, Al Ahli, Deco, Mesir, Cerita di Balik Perjalanan Barcelona Rekrut Hamza Abdelkarim dari Al Ahli

Munculnya nama penyerang muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, dalam perhelatan Piala Dunia 2026 menjadi kejutan besar bagi publik sepak bola global.

Hamza Abdelkarim menarik atensi luas lantaran statusnya yang kini telah menjadi bagian dari raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, setelah melalui proses bursa transfer yang penuh liku.

Kepindahan Hamza Abdelkarim ke Barcelona bukanlah operasi yang sederhana.

Proses perekrutannya melibatkan negosiasi panjang dan alot dengan klub lamanya, Al Ahli, yang sempat berada di ambang kegagalan sebelum akhirnya mencapai kata sepakat.

Ketertarikan Blaugrana mulai memuncak saat sang pemain tampil memukau pada turnamen Piala Dunia U20 pada Oktober 2025 lalu.

Peran Kunci Deco

Keberhasilan mendatangkan Hamza tidak lepas dari peran aktif kepala pemandu bakat, Joao Amaral.

Selain itu, Direktur Olahraga Barcelona, Deco, turut terjun langsung secara pribadi untuk meyakinkan sang pemain bahwa klub yang berkompetisi di LaLiga ini adalah destinasi terbaik untuk mengasah potensi emasnya.

Meskipun harus menjalani jalur pengembangan di struktur klub sebelum menembus tim utama, Hamza melihat visi jangka panjang yang ditawarkan Blaugrana.

Barcelona menegaskan bahwa pesan mereka kepada Hamza sederhana: jika pemain tersebut menunjukkan kualitas dan kepribadian, kesempatan bermain di tim utama tidak akan lama lagi.

Keyakinan itu bukan tanpa alasan. Klub asal Catalan ini telah terbukti sukses mengorbitkan talenta-talenta kelas dunia seperti Gavi, Fermin, Pau Cubarsi, dan Lamine Yamal melalui jalur serupa.

Kesempatan memakai seragam Blaugrana yang sudah diimpikan sejak kecil membuat sang pemain bersedia mengambil risiko, bahkan harus memperpanjang kontrak dengan klub lamanya terlebih dahulu demi memuluskan kepindahan ke Spanyol.

Menembus Skuad Senior Mesir

Hamza Abdelkarim, Liga Spanyol, LaLiga, Barcelona, bursa transfer, Al Ahli, Deco, Mesir, Cerita di Balik Perjalanan Barcelona Rekrut Hamza Abdelkarim dari Al Ahli

Mohamed Salah (10) merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola Grup B Piala Afrika (CAN) 2025 antara Mesir vs Zimbabwe di Stadion Adrar di Agadir pada 22 Desember 2025. (Foto oleh FRANCK FIFE / AFP)

Kini, Hamza menjadi salah satu rekrutan yang paling mengejutkan di Piala Dunia 2026.

Meski baru mencatatkan penampilan singkat lima menit bersama tim senior Mesir, sang pelatih, Hossam Hassan, percaya pada potensinya.

Hamza pun kini berada satu skuad dengan bintang besar seperti Mohamed Salah dan Omar Marmoush untuk mewakili negaranya di panggung tertinggi sepak bola dunia.

"Bagi Mesir, dia adalah pertaruhan yang diperhitungkan," demikian laporan mengenai langkah berani sang pelatih memasukkan namanya ke dalam skuad final.

Setelah melewati masa-masa sulit, termasuk kendala izin kerja dan cedera, pihak klub akhirnya mengaktifkan opsi pembelian senilai sekitar 1,5 juta euro (setara Rp 30,8 miliar) ditambah bonus.

Kini, Hamza Abdelkarim telah resmi menjadi pemain tetap dan diikat kontrak hingga 2029.

Kabarnya, pelatih Hansi Flick sudah memberikan lampu hijau untuk memantau langsung perkembangan Hamza selama sesi pramusim tim utama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang