IHSG Dibuka Menghijau seiring Bursa Asia dan Wall Street yang Kompak Menguat

Ilustrasi pergerakan IHSG.
Ilustrasi pergerakan IHSG.

IHSG dibuka menguat 47 poin atau 0,57 persen di level 8.357 pada pembukaan perdagangan Kamis, 19 Februari 2026.

Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi lanjut menguat pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 19 Februari 2026.

IHSG

Bursa saham Asia naik pada Rabu kemarin, meskipun kekhawatiran terhadap sektor kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) masih membayangi pasar global.

Di sisi lain, harga minyak tertekan setelah Iran menyampaikan adanya kemajuan dalam negosiasi nuklir dengan AS.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 1,02% dan Topix menguat 1,21 persen. Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia bertambah 0,54 persen.

Di sisi lain, sejumlah pasar utama Asia seperti China daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan, masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek, sehingga volume transaksi relatif tipis.

"Support IHSG berada di level 8.180-8.230 sementara resist IHSG di rentang 8.350-8.430," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, Wall Street ditutup menguat pada Rabu kemarin, didorong oleh kenaikan saham Nvidia, Amazon, dan sejumlah emiten teknologi besar lain setelah meredanya kekhawatiran investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI).

Indeks S&P 500 naik 0,56 persen, Nasdaq Composite menguat 0,78 persen, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,26 persen. Saham Nvidia naik 1,6 persen setelah perusahaan tersebut mengumumkan telah menandatangani kesepakatan multi-tahun untuk memasok jutaan chip AI generasi saat ini dan mendatang kepada Meta Platforms.