Bursa Asia Bangkit Seiring Kembalinya Kepercayaan Investor terhadap Saham Teknologi dan AI

Ilustrasi Indeks Wall Street.
Ilustrasi Indeks Wall Street.

Saham raksasa chip ini meningkat lebih dari 4 persen dalam perdagangan yang diperpanjang setelah nembukukan pendapatan dan laba kuartal III-2025 melampaui ekspektasi. Perusahaan chip kecerdasan buatan (AI) ini juga membagikan  proyeksi penjualan kuartal IV-2025 akan lebih kuat dari perkiraan.

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan permintaan untuk chip Blackwell generasi saat ini sangat tinggi. Keyakinan bos Nvidia menjadi sentimen positif sekaligus membalikkan persepsi pesimisme pasar yang mencerminkan kekhawatiran tentang peningkatan valuasi, pembiayaan utang, dan potensi depresiasi chip.

angka Nvidia tetap sangat kuat tetapi pasti ada pertanyaan apakah perusahaan Huang telah mencapai titik puncaknya dalam hal pertumbuhan dan pangsa pasar,” ujar Kepala Strategi Pasar Modal di TradeStation, David Russell, dikutip dari CNBC Internasional pada Kamis, 20 November 2025. 

Nvidia

Saham-saham yang terkait dengan chip naik pesat dipimpin lomlatab saham SoftBank mencapai 8 persen. Saham emiten pembuat peralatan semikonduktor, Tokyo Electron, meningkat hampir 7 persen, saham Lasertec melambung 5,6 persen, dan saham pembuat chip, Renesas Electron, naik 4,8 persen.

Sentimen positif investor juga meluas ke Korea Selatan ditandai kenaikan pada saham-saham unggulan. Saham produsen chip memori, SK Hynix dan Samsung Electronics, masing-masing naik lebih dari 6 persen dan 3,3 persen.

Kabar positif ini menyebkan investor di kawasan Asia menyoroti saham teknologi di wilayah regional yang terkait dengan Nvidia dan rantai pasokan chip AI lebih luas.

Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, melambung 3,7 persen pada awal perdagangan bursa. Indeks Topix menguat 1,67 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi Korea melaju 2,63 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil naik 1,75 persen.

Di Australia, indeks ASX/S&P 200 melonjak 1 persen. Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong turun tipis ke level 25.820 dari 25.830,65.

Wall Street juga menunjukkan penguatan di ketiga indeks acuannya. S&P 500 menguat 0,38 persen dan ditutup pada level 6.642,16 sekaligus mengakhiri penurunan empat hari berturut-turut.

Nasdaq Composite melejit 0,59 persen ke posisi 22.564,23. Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 47 poin atau 0,1 persen menjadi 46.138,77.