IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Rebound, Bursa Asia Turun & Wall Street Naik Signifikan

Ilustrasi IHSG.
Ilustrasi IHSG.

IHSG dibuka menguat 74 poin atau 1,26 persen di level 5.960 pada pembukaan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IHSG hari ini berpotensi short term teknikal rebound ke 5.900-5.950," kata Fanny dalam riset hariannya, Jumat, 12 Juni 2026.

IHSG

Dia mengatakan, bursa Asia mayoritas turun pada perdagangan Kamis kemarin, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah AS melancarkan serangan baru terhadap Iran.

Pada saat yang sama, harga minyak dunia kembali menguat sehingga menyebabkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global, dan prospek suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama.

Indeks Nikkei Jepang melemah 1,9 persen, dan Topix turun 1,2 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 4,5 persen, dan Kosdaq turun 1,7 persen.

Selain itu, Hang Seng Hong Kong melemah 0,65 persen, Taiex Taiwan turun 3,3 persen, dan Shanghai Composite berkurang 0,2 persen, sedangkan ASX 200 Australia naik 0,6 persen.

"Support IHSG berada di level 5.780-5.840 sementara resist IHSG di rentang 5.900-6.000," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik tajam pada perdagangan Kamis kemarin, setelah Presiden AS, Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan menyatakan bahwa Washington segera menandatangani kesepakatan dengan negara tersebut.

sementara harga minyak terkoreksi karena meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi dari Timur Tengah. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,86 persen, S&P 500 melesat 1,75 persen dan Nasdaq Composite meningkat 2,54 persen.