IHSG Dibuka Menghijau Berpotensi Rebound, Bursa Asia Menguat dan Wall Street Variatif
IHSG dibuka menguat 21 poin atau 0,24 persen di level 8.972 pada pembukaan perdagangan Senin, 26 Januari 2026.
Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpotensi rebound hari ini, jika kuat bertahan di support 8.880," kata Fanny dalam riset hariannya, Senin, 26 Januari 2026.
IHSG
Bursa saham Asia mencatat penguatan pada perdagangan Jumat pekan lalu. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,29 persen dan Topix naik 0,37 persen. Di sisi lain, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga acuan pada Jumat pekan lalu, sekaligus menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi.
Hal itu menandakan keyakinan bahwa pemulihan ekonomi moderat Jepang akan menopang kenaikan biaya pinjaman lebih lanjut di masa depan.
Dalam rapat dua hari lalu, BOJ mempertahankan suku bunga kebijakan di level 0,75 persen sesuai dengan ekspektasi pasar, setelah sebelumnya menaikkan suku bunga dari 0,5 persen pada Desember lalu.
Di Korea Selatan, indeks Kospi naik 0,76 persen dan Kosdaq melesat 2,43 persen. Sementara itu, Di Hong Kong, Hang Seng naik 0,45 persen dan S&P/ASX 200 Australia menguat 0,13 persen.
"Support IHSG berada di level 8.880-8.900 sementara resist IHSG di rentang 9.000-9.050," ujarnya.
Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street bervariasi pada perdagangan Jumat pekan lalu, meskipun Dow Jones turun. Indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi menguat 0,28 persen S&P 500 naik tipis sebesar 0,03 persen.
Sedangkan, Dow Jones Industrial Average melemah 0,58 persen, tertekan oleh penurunan hampir 4 persen saham Goldman Sachs. Sementara itu, saham Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD) menjadi penopang utama, masing-masing naik sebesar 1,5 persen dan lebih dari 2 persen.
Penguatan tersebut muncul setelah sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebutkan kepada CNBC bahwa CEO Nvidia, Jensen Huang, berencana mengunjungi China dalam beberapa hari mendatang.