Bursa Asia Dibuka Beragam Usai Trump Tolak Proposal Damai Terbaru dari Iran

Papan indeks saham
Papan indeks saham

Mengutip CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan melesat 3,67 persen ke rekor baru pada pembukaan pasar pagi ini. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham berkapitalisasi kecil terpantau naik tipis.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,81 persen. Indeks Topix meningkat 0,32 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melemah 0,71 persen. Begitu juga, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong turun ke level 26.393,71 dari sebelumnya di posisi 26.250.

Ilustrasi Bursa Saham

Investor tetap bersikap hati-hati setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menolak proposal perdamaian terbaru yang diajukan Iran untuk mengakhiri perang. Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan tawaran balasan menyerukan pengakhiran perang di semua lini dan pencabutan sanksi AS terhadap Teheran.

"SAMA SEKALI TIDAK DAPAT DITERIMA!” demikian tolak Trump tegas dalam sebuah unggahan di Truth Social.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Minggu, 10 Mei 2026, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan perang dengan Iran belum berakhir karena AS dan Israel masih berupaya untuk mengekang ambisi nuklir negara Timur Tengah itu.

Tanggapan Netanyahu muncul menjelang kunjungan Trump ke China untuk bertemu Presiden China  Xi Jinping pada akhir pekan ini.