Rekam Jejak Adies Kadir, Eks Politikus Golkar yang Kini Jadi Hakim MK

Adies Kadir, Rekam Jejak Adies Kadir, Eks Politikus Golkar yang Kini Jadi Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). 

Penetapan tersebut telah dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres).

“Keppres sudah ditandatangani,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip dari , Selasa (3/2/2026).

Lalu, bagaimana rekam jejak Adies Kadir yang sudah ditetapkan menjadi Hakim MK?

Rekam Jejak Adies Kadir

Adies Kadir lahir di Balikpapan pada 17 Oktober 1968. Ia sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I dan merupakan kader Partai Golongan Karya (Golkar).

Mengacu pada data di laman resmi DPR, Adies menempuh pendidikan formal di SD Negeri Selat VII pada 1974–1981, lalu melanjutkan ke SMP Negeri I pada 1981–1984, dan SMA Negeri III jurusan A-2 pada 1984–1987.

Pendidikan tinggi Adies dimulai di Universitas Wijaya Kusuma dengan mengambil jurusan Teknik Sipil pada 1987–1993. 

Setelah itu, ia melanjutkan studi hukum di Universitas Merdeka dan meraih pendidikan Ilmu Hukum dalam beberapa jenjang hingga 2007. 

Pendidikan hukumnya kembali diperkuat saat menempuh Ilmu Hukum di Universitas 17 Agustus (Untag) pada 2011–2017.

Sebelum terjun ke dunia politik nasional, Adies memiliki pengalaman panjang di sektor profesional. 

Ia pernah menjabat sebagai Site Manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk (1996–1999), kemudian Project Manager di PT Surya Inti Permata Tbk (1999–2005).

Kariernya berlanjut sebagai Direktur Utama PT Adi Jayatek pada 2005–2007, lalu General Manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk hingga 2009. 

Selain itu, Adies juga sempat berkecimpung di dunia hukum sebagai Managing Partner di SMP Law Office pada 2009–2014.

Di ranah politik, Adies pernah menjabat Ketua Fraksi di DPRD Kota Surabaya periode 2014–2018 sebelum akhirnya melangkah ke Senayan sebagai anggota DPR RI.

Itulah rekam jejak Adies Kadir dari latar belakang pendidikan hingga riwayat pekerjaan sebelum ia ditetapkan menjadi Hakim MK.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang