Profil Adies Kadir, Hakim MK yang Baru, Eks Pimpinan DPR RI dari Partai Golkar

Adies Kadir resmi dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (5/2/2026).
Ia menjadi hakim konstitusi menggantikan Arief Hidayat yang pensiun setelah 13 tahun menjabat.
Adies Kadir sebelumnya merupakan Pimpinan DPR dari Fraksi Partai Golkar yang telah ditetapkan menjadi hakim MK oleh DPR lewat rapat paripurna pada 27 Januari 2026 lalu.
Ia juga diketahui telah mengundurkan diri dari DPR RI dan kader Partai Golkar.
Profil Adies Kadir
Adies Kadir merupakan eks politikus kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 Oktober 1968.
Saat remaja, ia menempuh pendidikan SMAN 3 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT),
Kemudian melanjutkan kuliah S1 di Teknik Sipil Universitas Wijaya Kusuma tahun 1987-1993, dan kuliah jurusan hukum di Universitas Merdeka di Surabaya pada 1993-2003.
Lalu, Adies lanjut kuliah S2 hukum di Universitas Merdeka, Malang, 2006-2007, serta S3 Ilmu Hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada 2011-2017.
Karier Profesional
Dilansir dari laman DPR RI, sebelum masuk dunia politik, berikut karier Adies:
- PT. Lamicitra Nusantara,Tbk, sebagai Site Manager 1992-1996
- PT. Surya Inti Permata, Tbk, sebagai Project Manager 1996-1999
- PT. Adi Jayatek, sebagai Direktur Utama 1999-2005
- PT. Lamicitra Nusantara,Tbk, sebagai General Manager 2005-2007
- SMP Law Office, sebagai Managing Partners 2007-2009
Karier Politik
Adies Kadir mengawali karier politik sebagai Ketua Fraksi di DPRD Kota Surabaya pada periode 2009-2014.
Setelah itu pada 2014, dia masuk ke Senayan sebagai anggota DPR RI, menduduki Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD.
Pada periode 2019-2024, ia menempati posisi Wakil Ketua Komisi III DPR yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan.
Tahun 2024, dia menjadi Wakil Ketua DPR membidangi ekonomi dan keuangan, meliputi Komisi XI, XII, XIII, Badan Anggaran, dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang