Rekam Jejak Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yang Disorot gara-gara Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar

Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mobil dinas, Rekam Jejak Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yang Disorot gara-gara Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar

Pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud senilai Rp 8,5 miliar tengah jadi sorotan publik, termasuk legistlatif.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi meminta pemerintah daerah lebih peka terhadap kondisi fiskal yang sedang mengalami pengetatan anggaran.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur, Sri Wahyuni menilai, kendaraan tersebut dibutuhkan untuk menunjang mobilitas kepala daerah yang kerap menghadapi medan berat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Diberitakan , Senin (23/2/2026), kendaraan jenis SUV Hybrid 2996 cc itu dipertimbangkan bukan semata soal kenyamanan, melainkan kebutuhan operasional di lapangan.

“Kondisi geografis Kaltim ini tidak ringan. Masih banyak wilayah dengan akses terbatas, jalur tanah, bahkan kawasan hutan yang belum sepenuhnya terbuka,” ujar Sri, Senin.

Sedangkan Rudy Mas'ud sendiri mengaku hingga sekarang belum menggunakan kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk operasional di daerah. Ia masih menggunakan mobil pribadi, meski kondisinya sudah tidak lagi prima.

“Sampai hari ini Pemprov Kaltim belum menyediakan kami mobil untuk di Kalimantan Timur. Jadi tidak ada mobilnya, mobil yang ada hari ini adalah mobil pribadi kami pergunakan,” ujar Rudy saat ditemui, Selasa (24/2/2026), dilansir dari .

Mengenai polemik mobil dinas yang tengah berkecamuk, ia hanya menanggapinya dengan ringan.

"Kita sedang berpuasa, tolong tidak terlalu banyak gibah. Nanti dosanya berlipat ganda,” ujarnya. 

Meski begitu, Rudy menjelaskan bahwa kendaraan dinas yang dimaksud memang sudah tersedia, namun ditempatkan di Jakarta.

Unit tersebut diperuntukkan untuk agenda kepala daerah yang bersifat nasional maupun internasional.

Hal ini karena posisi Kaltim sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat intensitas kunjungan pejabat, investor, hingga tamu mancanegara meningkat. Dalam konteks itu, ia menilai fasilitas representatif menjadi bagian dari menjaga citra daerah. 

Lantas, bagaimana rekam jejak Rudy Mas'ud?

Rekam jejak Rudy Mas'ud

Dikutip dari (30/4/2025), Rudy Mas'ud lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981.

Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 008 Balikpapan (1987–1993), SMP Negeri 4 Samarinda (1993–1996), dan SMA Negeri 2 Balikpapan (1996–1999).

Gelar Sarjana Ekonomi diraihnya di Universitas Mulawarman pada tahun 2006. Setelahnya, ia meraih gelar Magister Ekonomi dari universitas yang sama pada tahun 2020.

Di tahun 2024, Rudy meraih gelar Doktor di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman.

Rudy Mas'ud menjabat sebagai gubernur Kaltim untuk masa jabatan 2025-2030 setelah terpilih pada Pilkada Kaltim 2024.

Dicukil dari Antara, KPU Kalimantan Timur menyatakan Rudy Mas'ud dan Seno Aji menang setelah meraih suara 55,7 persen dengan mengumpulkan 997.344 suara sah.

Pasangan ini mendapatkan dukungan dari koalisi besar yang terdiri dari Partai Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PKS, PAN, PPP, PSI, PBB, Partai Buruh, PKN, dan Partai Garuda.

Sebelum jadi politikus, Rudy Mas'ud dikenal sebagai pengusaha sukses di berbagai sektor, termasuk transportasi bahan bakar, galangan kapal, dan penyimpanan bahan bakar.

Ia sempat menduduki posisi penting di sejumlah perusahaan, seperti Executive Chairman PT Barokah Bersaudara Perkasa (2000–2018) dan Direktur Utama PT Barokah Gemilang Perkasa (2008–2018

Rudy aktif dalam bidang organisasi dan sempat menjabat sebagai Ketua Perbasasi Kalimantan Timur (2017–2021), Ketua SOKSI Kalimantan Timur (2018–2023), dan Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (2020–2025).

Di parpol, Rudy Mas'ud juga sempat menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pertahanan DPP Partai Golkar (2019–2024).

Salah satu program unggulan yang dikampanyekan Rudy Mas'ud adalah "Gratis Pol", yang mencakup pemberian pakaian gratis untuk siswa SMA serta penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Berapa harta kekayaan Rudy Mas’ud?

Berdasarkan laporan harta kekayaan atau LHKPN yang disampaikannya pada 22 Maret 2024 untuk periode 2023, Rudy Mas’ud memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 165 miliar.

Harta tersebut meliputi tiga set tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai masing-masing Rp 250.500.000, Rp 6.200.000.000, dan Rp 15.000.000.000.

Ada pula tanah dan bangunan di Samarinda senilai Rp 3.000.000.000, serta di PPU senilai Rp 2.050.000.000.

Rudy juga melaporkan beberapa mobil pribadi, yaitu Honda CRV Tahun 2010 senilai Rp 100.000.000, Honda Freed Tahun 2008 senilai Rp 85.000.000, serta Suzuki X-over Tahun 2007 senilai Rp 75.000.000.

Selain itu, Rudy juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp 17.303.202.983 serta harta lain senilai Rp 259.000.000.000.

Dengan tota kekayaan Rp 303.513.702.983, ia masih memiliki utang sebesar Rp 137.694.480.000.

Dengan begitu, total kekayaan yang dilaporkan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud adalah Rp 165.819.222.983.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang