Profil 2 Pesaing Thomas Djiwandono di Bursa Deputi Gubernur BI, Ini Rekam Jejak Dicky Kartikoyono dan Solikin M Juhro
Proses pengisian jabatan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali menjadi sorotan publik. Posisi strategis di bank sentral ini dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, serta mendukung kebijakan ekonomi nasional.
Tak heran, setiap tahapan seleksi calon Deputi Gubernur BI selalu menarik perhatian pelaku pasar, pengamat ekonomi, hingga kalangan legislatif.
Dalam perkembangan terbaru, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Salah satu nama yang disodorkan adalah Wakil Menteri Keuangan Thomas Aquinas Djiwandono.
Selain Thomas atau yang akrab disapa Tommy, dua nama lain yang diusulkan adalah Dicky Kartikoyono dan Solikin M Juhro, yang keduanya merupakan pejabat karier internal Bank Indonesia.
Masuknya dua figur dari internal BI membuat bursa calon Deputi Gubernur BI menjadi semakin menarik. Dicky Kartikoyono dan Solikin M Juhro dikenal memiliki rekam jejak panjang di bank sentral dengan latar belakang pendidikan serta pengalaman teknokratis yang kuat.
Berikut profil singkat dua pesaing Thomas Djiwandono dalam bursa Deputi Gubernur BI, sebagaimana dirangkum pada Rabu, 21 Januari 2026.
Profil Dicky Kartikoyono
Dicky Kartikoyono, calon deputi gubernur BI
Dicky Kartikoyono kembali mengikuti proses seleksi untuk posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ia menjadi satu-satunya calon yang memiliki pengalaman mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di DPR RI untuk posisi Deputi Gubernur BI sebelumnya.
Mengutip laman resmi Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono lahir di Jakarta pada 1967. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Akuntansi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI pada 1994. Pendidikan lanjutannya ditempuh di George Washington University, Amerika Serikat, dengan meraih gelar Master di bidang Project Management pada 1999.
Karier Dicky di Bank Indonesia dimulai pada 1995. Hingga kini, ia telah menduduki berbagai posisi strategis. Sejak 2023, Dicky menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola pada periode 2022–2023.
Pengalaman internasional juga menjadi bagian dari rekam jejak Dicky. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London pada 2020–2022, serta sebagai pegawai setingkat Direktur Eksekutif di Kantor Perwakilan BI London pada periode yang sama.
Tahun lalu, namanya juga tercantum sebagai calon Deputi Gubernur BI dalam surat Presiden bernomor R-22/Pres/05/2025 yang telah diterima oleh DPR RI, sehingga pencalonan kali ini bukanlah yang pertama bagi Dicky Kartikoyono.
Profil Solikin M Juhro

Selain Dicky Kartikoyono, nama Solikin M Juhro juga masuk dalam jajaran calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto. Solikin saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI sejak 2023, sebuah posisi yang berkaitan langsung dengan pengawasan stabilitas sistem keuangan.
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Solikin pernah menjabat sebagai Kepala Institut Bank Indonesia pada periode 2017–2022. Ia juga sempat mengemban tugas sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2022–2023. Kariernya di Bank Indonesia dimulai sejak 1994, menandakan pengalaman hampir tiga dekade di bank sentral.
Solikin M Juhro lahir di Surabaya pada 1967. Dari sisi pendidikan, ia memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang ekonomi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Airlangga pada 1991. Pendidikan pascasarjana ditempuh di luar negeri dengan meraih gelar Master of Applied Economics dari University of Michigan pada 1998.
Tak berhenti di situ, Solikin juga memperoleh gelar Master di bidang Economics dari Maryland University pada 2001. Gelar doktor diraihnya di bidang Economics Monetary dari Universitas Indonesia pada 2005. Latar belakang akademik tersebut kerap menjadi salah satu nilai tambah dalam pembahasan pencalonannya sebagai Deputi Gubernur BI.
Sebagai informasi, Komisi XI DPR RI telah secara resmi mengumumkan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto. Selanjutnya, Komisi XI DPR RI akan menyusun agenda uji kelayakan dan kepatutan untuk menilai kompetensi, visi, dan misi dari masing-masing kandidat sebelum penetapan Deputi Gubernur BI dilakukan.