Top 6+ Edisi Beruntun, Rekam Jejak Dwitunggal Jojo-Ginting di Piala Thomas

Indonesia, Piala Thomas, Denmark, Anthony Ginting, China, 6 Edisi Beruntun, Rekam Jejak Dwitunggal Jojo-Ginting di Piala Thomas

Nama Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting tercantum untuk keenam kalinya secara beruntun dalam skuad Indonesia di Piala Thomas.

Sejarah mencatat dua tunggal putra seangkatan ini pertama kali masuk skuad Indonesia sekitar 10 tahun silam  di Piala Thomas 2016.

Kala itu, usia Jojo, sapaan akrab Jonatan, masih 18 tahun dan Ginting 19 tahun dengan satu lagi rekan sepantaran, Ihsan Maulana Mustofa.

Hasilnya, Jojo dan Ginting berperan besar dalam mengantarkan Indonesia ke final Piala Thomas 2016, meski akhirnya kalah dari Denmark dengan skor 2-3.

Di final, Jojo tidak dimainkan. Tunggal putra yang dipilih adalah Tommy Sugiarto, Anthony Ginting, dan Ihsan Maulana Mustofa.

Sebuah prestasi membanggakan untuk pemain muda yang berstatus debutan di Piala Thomas. Dari sinilah kemudian Jojo dan Ginting menancapkan eksistensi mereka.

Dua tahun kemudian, Jojo dan Ginting kembali masuk skuad Piala Thomas 2018. Hasil akhirnya sedikit menurun karena hanya bisa membawa pulang medali perunggu.

Indonesia kalah dari China di semifinal dengan skor 1-3. Jojo dan Ginting gagal menyumbangkan poin lantaran kompak menelan kekalahan.

Ginting ditekuk Chen Long dua gim langsung (20-22, 16-21), sedangkan Jojo dibungkam Shi Yu Qi via rubber game (18-21, 21-12, 15-21).

Memori Manis 2021

Setelah dua edisi mengalami kegagalan, prestasi emas itu datang juga pada Piala Thomas 2020 di Aarhus, Denmark (digelar 2021 imbas pandemi Covid-19). 

Jojo dan Ginting menjadi inti kekuatan tim putra Indonesia. Trofi juara Piala Thomas kembali ke pelukan Merah-Putih usai paceklik 19 tahun sejak 2002.

Indonesia mengalahkan China dengan skor telak 3-0 di final. Ginting menyumbang poin pertama dengan mengalahkan Lu Guang Zu (18-21, 21-14, 21-16).

Kepastian juara ditentukan Jojo yang mengunci kemenangan 3-0. Dia melibas Li Shi Feng lewat rubber game dengan skor 21-14, 18-21, 21-14.

"Inilah pencapaian terbesar saya. Lebih dari (medali emas) Asian Games 2018," cetus Jojo usai menentukan gelar juara Piala Thomas 2020.

Indonesia, Piala Thomas, Denmark, Anthony Ginting, China, 6 Edisi Beruntun, Rekam Jejak Dwitunggal Jojo-Ginting di Piala Thomas

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting (kanan) memegang Piala Thomas bersama rekannya setelah pemberian medali dan penyerahan piala kepada tim Indonesia yang berhasil meraih gelar juara, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia berhasil merebut Piala Thomas 2020 setelah berhasll mengalahkan China di babak final dengan skor 3-0.

"Terima kasih Tuhan, terima kasih masyarakat Indonesia. Saya sangat bangga menjadi orang Indonesia," imbuhnya.

Berselang setahun kemudian, posisi Jonatan dan Ginting semakin vital sebagai andalan Indonesia di Piala Thomas 2022.

Sayangnya, mereka gagal merengkuh back-to-back juara Piala Thomas. Indonesia secara mengejutkan ditumbangkan India di final dengan skor 0-3.

Kekecewaan Final 2022 dan 2024

Anthony Ginting kehilangan kans meraih poin setelah keok dari Lakhsya Sen (21-8, 17-21, 16-21).

Begitu pula laga penentuan Jonatan Christie dibuat bertekuk lutut oleh Kidambi Srikanth (15-21, 21-13).

Terakhir, Jojo dan Ginting kembali mengantarkan Indonesia ke partai puncak Piala Thomas 2024 di Chengdu, China.

Namun, hasil akhirnya lagi-lagi tidak berpihak kepada Indonesia. Pasukan Merah-Putih digasak tuan rumah China dengan skor 1-3.

Ginting membuka laga final dengan mengecewakan usai takluk dua gim langsung dari Shi Yu Qi (17-21, 6-21).

Ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto juga digebuk Liang Wei Keng/Wang Chang (18-21, 21-17, 17-21).

Jojo sempat menghidupkan asa Indonesia ketika menghantam Li Shi Feng via rubber game (21-16, 15-21, 21-17).

Nahas, partai penentuan di tangan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana justru kandas digasak He Ji Ting/Ren Xiang Yu (11-21, 15-21).

Tahun ini, dwitunggal Jojo-Ginting bertugas memimpin skuad Indonesia kombinasi senior-junior ke Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark.

Bedanya, kali ini Jonatan kemungkinan besar akan bertindak sebagai tunggal pertama dan Ginting di tunggal ketiga.

Jonatan Christie masih konsisten bersaing di papan atas ranking BWF, sementara Ginting jauh terlempar akibat direcoki cedera.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang