Profil Dadan Hindaya: Rekam Jejak dan Kiprah Kepala BGN yang Terima Bintang Jasa Utama dari Prabowo

Dadan Hindayana, Bintang Jasa Utama, Profil Dadan Hindaya: Rekam Jejak dan Kiprah Kepala BGN yang Terima Bintang Jasa Utama dari Prabowo

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dianugerahi tanda kehormatan Bintang Jasa Utama oleh Presiden Prabowo Subianto.

Penganugerahan tersebut berlangsung pada acara peletakan batu pertama pembangunan 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Selain Dadan Hindayana, Presiden Prabowo juga memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama kepada Dedi Prasetyo selaku Wakil Kepala Polri dan Sony Sonjaya selaku Wakil Kepala BGN.

Selanjutnya, Bintang Jasa Nararya diberikan kepada Wahyu Widada selaku Irwasum Polri, serta Satyalencana Wirakarya kepada Asep Edy Suheri selaku Kapolda Metro Jaya, Wisnu Hermawan selaku Kapolda Sumut, dan Zaini Sidi selaku petambak.

Pemberian tanda kehormatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 12 dan 13 Tahun 2026 tentang penganugerahan Bintang Jasa dan Satyalencana Wirakarya.

"Presiden RI, menimbang dan seterusnya, memutuskan, menetapkan menganugerahkan tanda kehormatan bintang Satyalencana Wirakarya," ujar Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Wahyu Yudhayana, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).

Profil Dadan Hindayana: Rekam Jejak sebagai Akademisi

Dilansir dari Kompaspedia, Selasa (15/4/2025), Dadan lahir di Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1967.

Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Garut, kemudian melanjutkan pendidikannya di program studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1986.

Dadan lulus sarjana dari program studi Proteksi Tanaman IPB pada 1990. Ia kemudian melanjutkan studi Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman, dan lulus pada 1997, lalu menyelesaikan pendidikan di Leibniz Universitat Hannover pada 2000.

Dadan merupakan akademisi dan guru besar di IPB. Selama menjadi akademisi, ia mendalami entomologi, proteksi tanaman, pangan, dan pertanian.

Ia aktif sebagai dosen tetap IPB dengan jabatan fungsional Lektor dan mengajar mata kuliah proteksi tanaman mulai dari “Pengantar Ekologi” hingga “Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman”.

Ia juga mengajar mata kuliah usaha pertanian seperti “Agripreneurship” di Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan Banau (STPK), Maluku Utara, sejak tahun akademik 2003/2004 hingga 2021/2022, serta pernah menjadi ketua sekolah tinggi tersebut.

Kiprah Dadan Hindayana

Dadan juga terlibat pengabdian masyarakat, di antaranya Jambore Perlindungan Tanaman Indonesia (2022) dan Transformasi Politeknik Pembangunan Pertanian (2022). 

Pada tahun yang sama ia tergabung dalam Tim Transformasi Tindak Lanjut RPP PTKL Kementerian Pertanian bersama Rachmat Pambudy.

Selama mengajar di IPB, ia terlibat dalam riset perguruan tinggi, di antaranya Effects of intraguild predation on aphid parasitoid survival (2000) dan Preferensi serangan tikus sawah (Rattus argentiventer) terhadap tanaman padi (2020).

Setelah itu, ia dilantik menjadi Kepala BGN oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (19/8/2024).

Daftar Tanda Jasa dan Penghargaan Dadan Hindayana

Sebelum menerima Bintang Jasa Utama, Dadan telah memperoleh sejumlah tanda jasa, yaitu Satyalancana Karya Satya XXX Tahun (2023) dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun (2019).

Ia juga pernah menerima Warga Kehormatan Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan (2016) dan Warga Kehormatan Kabupaten Halmahera Barat (2016).

Penghargaan lain yang diterima Dadan adalah Satyalancana Karya Satya X (2007), penghargaan Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu dari Menteri PPN/Bappenas (1994), dan penghargaan Food and Agriculture Organization – United Nations (1992).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang