Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Menguat Menuju Level 8.700
IHSG dibuka menguat 10 poin atau 0,13 persen di level 8.656 pada pembukaan perdagangan Selasa, 23 Desember 2025.
Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi, IHSG berpotensi lanjut terkoreksi pada perdagangan hari ini.
"Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG menguat menuju 8.700 pada perdagangan hari ini," kata Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa, 23 Desember 2025.
Ilustrasi pergerakan IHSG.
Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa rupiah berlanjut melemah di pasar spot dengan ditutup di level Rp 16.777 per dolar AS. Hal itu antara lain disebabkan oleh penguatan indeks Dolar AS karena meningkatnya ketegangan antara AS-Venezuela.
Dimana, ketegangan geopolitik ini juga mendorong kenaikan harga minyak mentah dan harga emas. Secara teknikal, IHSG ditutup di bawah level MA5, namun berhasil ditutup di atas level MA20.
Sehingga, Stochastic RSI masih berada di area oversold dan volume beli mulai meningkat. IHSG hari ini berpotensi bergerak menguat menguji level 8.680-8.700.
Phintraco Sekuritas menambahkan, pertumbuhan M2 Money Supply di Indonesia pada November 2025 tumbuh sebesar 8,3 persen secara year-on-year (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 7,7 persen (yoy) di bulan Oktober 2025.
"Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini bakal bergerak pada rentang resistance 8.700, pivot 8.600, dan support 8.550," ujarnya.
Sebagai informasi, Bank Sentral China (PBOC) mempertahankan suku bunga pinjaman 1 tahun dan 5 tahun masing-masing pada level 3 persen dan 3,5 persen di Desember 2025. Hal itu merupakan level terendah dan sudah dipertahankan selama tujuh bulan berturut-turut.
“PBOC memberi sinyal yang menunjukkan kurang urgensinya stimulus moneter untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini,” ujarnya.