Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Datar Akibat Minimnya Sentimen Positif dan Ketidakpastian Ekonomi
IHSG dibuka menguat 12 poin atau 0,15 persen di level 8.597 pada pembukaan perdagangan Rabu, 24 Desember 2025.
Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi, IHSG berpotensi mendatar alias sideways pada perdagangan hari ini.
"Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG hari ini bergerak sideways," kata Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu, 24 Desember 2025.
Ilustrasi pergerakan IHSG.
Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa melemahnya IHSG sebesar 0,71 persen di level 8.584 pada penutupan kemarin, terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian dan minimnya sentimen positif baru yang cukup kuat.
Saham sektor properti mencatatkan koreksi terbesar, sedangkan saham sektor industrial membukukan penguatan terbesar. Sementara pergerakan Rupiah cenderung stagnan pada level Rp 16.765 per dolar AS di pasar spot.
Sedangkan indeks Dolar AS cenderung melemah, di tengah meningkatnya ekspektasi pasar akan berlanjutnya penurunan suku bunga The Fed pada tahun depan.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas memaparkan, IHSG kembali ditutup di bawah level MA5 dan MA20, yang mengindikasikan IHSG kehilangan momentum kenaikan dalam jangka pendek. Namun koreksi IHSG masih relatif sehat selama bertahan di atas level MA50 di sekitar level 8.418. Stochastic RSI berada di area oversold, namun histogram negatif MACD melebar.
"IHSG hari ini diprediksi bergerak di kisaran support 8.500-8.525 dan resistance 8.650-8.680," ujarnya.
Sebagai informasi, dari Amerika Serikat (AS) investor akan menantikan data intial jobless claims pekan lalu, yang diperkirakan sedikit meningkat menjadi 226 ribu orang dari pekan sebelumnya 224 ribu orang.
Sementara itu Pemerintah AS akan menaikkan tarif impor semikonduktor dari China pada Juni 2027, dengan tarif yang akan ditentukan setidaknya sebulan sebelumnya.