Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Datar Imbas Melambatnya Produksi Industri Tiongkok

Ilustrasi IHSG.
Ilustrasi IHSG.

IHSG dibuka menguat 47 poin atau 0,54 persen di level 8.696 pada pembukaan perdagangan Selasa, 15 Desember 2025.

Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi, IHSG berpotensi mendatar alias sideways pada perdagangan hari ini.

"Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways (mendatar)," kata tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa, 16 Desember 2025.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

Riset tersebut menjelaskan bahwa secara teknikal, indikator Stochastic RSI mendekati level oversold namun belum mengindikasikan reversal. Sedangkan MACD membentuk pelebaran histogram negatif.

Prediksi pergerakan IHSG dipengaruhi data produksi industri Tiongkok bulan November yang melambat menjadi 4,8 persen secara year-on-year (yoy) dari 4,9 persen yoy pada Oktober 2025, serta di bawah perkiraan 5,4 persen (yoy).

Sedangkan pertumbuhan penjualan ritel Tiongkok bulan November juga melambat menjadi 1,3 persen (yoy) dari 2,9 persen (yoy), serta di bawah perkiraan 3,3 persen (yoy).

Riset tersebut menilai bahwa hal ini merupakan pertumbuhan penjualan ritel Tiongkok yang paling lambat sejak Desember 2022, meskipun program stimulus dari pemerintah masih berlanjut.

Sedangkan dari Jepang, diumumkan indeks Tankan kuartal IV 2025 yang mengindikasikan indeks optimisme bisnis di kalangan produsen besar Jepang meningkat pada level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

"Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di kisaran 8.600-8.750," ujarnya.