Dibuka Menghijau, IHSG Diprediksi Lanjut Menguat di Awal Perdagangan 2026
IHSG dibuka menguat 29 poin atau 0,34 persen di level 8.676 pada pembukaan perdagangan Jumat, 2 Januari 2026.
Praktisi Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto menilai, secara teknikal IHSG menunjukkan indikasi penguatan lanjutan di awal tahun.
"Setelah mengalami rebound usai menutup gap di level 8.554, pergerakan IHSG membentuk pola bullish flag yang mengindikasikan potensi bullish continuation," kata William dalam risetnya, dikutip Jumat, 2 Januari 2026.
Penutupan IHSG.
Meski demikian, Dia menambahkan bahwa konfirmasi pola bullish flag akan terjadi jika IHSG mampu menguat menuju level 8.700, yang sebelumnya juga menjadi area resistance kuat dalam sebulan terakhir.
Menurut William, sampai saat ini belum terlihat adanya indikasi jenuh beli maupun tekanan jual yang signifikan pada pergerakan IHSG. Dia juga mengatakan bahwa tren IHSG masih berada dalam fase menguat, sehingga peluang melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari ini tetap terbuka.
"Berdasarkan kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan berpotensi bergerak menguat dalam rentang 8.600 hingga 8.700," ujarnya.
Sementara riset dari MNC Sekuritas menilai, pergerakan IHSG pada Jumat, 2 Januari 2026, berada pada fase krusial dengan beberapa skenario teknikal yang patut dicermati.
Pada skenario paling optimistis atau best case, IHSG diperkirakan telah menyelesaikan koreksi wave [iv] dari wave 5, sehingga membuka ruang bagi kelanjutan tren naik untuk menguji area resistensi di rentang 8.730 hingga 8.905.
Namun dua skenario alternatif masih perlu diantisipasi, dimana IHSG juha berpotensi mengalami koreksi lanjutan sebelum melanjutkan penguatan. Area support penting berada di kisaran 8.525 dan 8.493, sementara resistensi terdekat tercatat di 8.656 dan 8.714.
"Selama indeks mampu bertahan di atas support tersebut, bias pergerakan masih cenderung konsolidatif dengan peluang rebound terbuka," ujar riset tersebut.