Dibuka Menghijau, IHSG Dibayangi Koreksi saat Bursa Asia Waspadai Data Ekonomi AS
IHSG dibuka menguat 10 poin atau 0,12 persen di level 8.427 pada pembukaan perdagangan Selasa, 18 November 2025.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG dibayangi koreksi pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpotensi koreksi hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 18 November 2025.
IHSG. (foto ilustrasi)
Pasar saham Asia bergerak hati-hati pada perdagangan Senin kemarin, seiring para pelaku pasar yang menantikan rangkaian laporan kinerja emiten serta rilis data ekonomi AS yang tertunda akibat penutupan pemerintah dan serangkaian data ekonomi regional.
Selain itu, pasar juga berfokus terhadap prospek suku bunga The Fed dan ketahanan rally saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI).
Sementara pasar saham Jepang tertekan imbas ketegangan diplomatik. Indeks Nikkei 255 turun 0,10 persen dan Topix melemah 0,37 persen, di tengah penurunan saham sektor pariwisata dan ritel setelah China mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Jepang.
Sejalan, indeks Hang Seng melemah 0,71 persen dan CSI 300 China turun 0,65 persen. Sementara itu, indeks Taiex Taiwan menguat 0,18 persen, Kospi Korea Selatan melonjak 1,94 persen, dan ASX 200 Australia naik tipis 0,02 persen.
Sedangkan, FTSE Straits Times melemah 0,15 persen dan FTSE Malay KLCI naik 0,11 persen. Di sisi lain, pelaku pasar juga akan mencermati data pertumbuhan ekonomi Thailand pada kuartal III-2025 dan neraca perdagangan Singapura.
Ilustrasi papan saham IHSG.
"Support IHSG berada di level 8.350-8.400 sementara resist IHSG di rentang 8.475-8.530," ujarnya.
Sebagai informasi, Indeks Utama Wall Street ditutup anjlok pada akhir perdagangan Senin kemarin, karena investor menanti rilis data ekonomi dan laporan pendapatan kuartalan Nvidia pekan ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,18 persen, S&P 500 turun 0,92 persen, dan Nasdaq Composite melemah 0,84 persen. Sementara produsen chip Nvidia akan melaporkan pendapatan kuartalan pada hari Rabu besok.