Dibuka Menghijau, IHSG Masih Bakal Terkonsolidasi Usai BI Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen

Karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto ilustrasi)
Karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Foto ilustrasi)

IHSG dibuka menguat 27 poin atau 0,32 persen di level 8.705 pada pembukaan perdagangan Kamis, 18 Desember 2025.

Tim Riset Phintraco Sekuritas memprediksi, IHSG masih berpotensi terkonsolidasi pada perdagangan hari ini.

"IHSG hari ini diperkirakan masih akan berkonsolidasi," kata tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis, 18 Desember 2025.

Karyawan mengamati layar yang menampilkan informasi pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/6/2020). (Foto ilustrasi)

Riset tersebut memaparkan, IHSG hari ini masih dalam posisi uptrend dalam jangka menengah panjang. Namun dalam jangka pendek, IHSG masih cenderung bergerak konsolidasi. Dalam RDG BI pada 16-17 Desember 2025, BI kembali menahan BI Rate tetap pada level 4.75 persen, suku bunga Deposit Facility tetap di level 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility tetap di 5,50 persen.

Keputusan BI ini sebagai upaya untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, dengan tetap memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial serta mendorong perekonomian nasional.

“BI masih membuka peluang penurunan suku bunga ke depannya, dengan mencermati data inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi,” ujar riset tersebut.

Data pertumbuhan kredit berakselerasi menjadi 7,74 persen secara year-on-year (yoy) di November 2025, dari 7,36 persen di Oktober 2025 dan menandai pertumbuhan tercepat sejak Juni 2025. Meski demikian, jumlah undisbursed loan masih relatif tinggi, yaitu mencapai Rp 2.509,4 triliun di bulan November 2025 atau setara dengan 23,18 persen dari total kredit yang disetujui.

Meskipun BI Rate telah turun sebesar 125 bps pada tahun 2025, namun penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat yaitu sebesar 24 bps dari 9,2 persen pada awal 2025 menjadi sebesar 8,96 persen di November 2025.

"Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini masih akan berkonsolidasi di kisaran 8600-8.750, selama ditutup di bawah level 8.750," ujarnya.