IHSG Sssi I Merosot Tipis, Cem 3 Saham Perkasa di Jajaran Top Gainers
Pergerakan IHSG terpantau berasa dalam rentang area 8.513 hingga level 8.573. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,72 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 1,38 juta kali.
Sektor bahan baku turun paling dalam sebesar 1,01 persen. Koreksi signifikan juga dialami sektor keuangan sebesat 0,64 persen dan sektor transportasi susuy 0,27 persen.
Sebaliknya, sektor properti melesat 0,72 persen. Kemudian sektor energi menguat 0,48 persen dan sektor infrastruktur naik 0,44 persen.
Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal, terjadi penyempitan positive slope pada indikator MACD. Indikator stochastic RSI berada pada area netral.
"Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, diperkirakan IHSG akan bergerak pada level 8.500-8.550 pada sesu kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Phintraco Sekuritas dikutip dari risetnya, Jumat 28 November 2025.
Phintraco Sekuritas turut melaporkan sederet saham yang mencetak lompatan harga tertinggi sehingga memuncaki daftar 45 saham unggulan, antara lain:
PT Indosat Tbk (ISAT)
Saham ISAT melonjak sebesar 4,78 persen atau 110 poin hingga menembus level 2.410.
Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Saham DSSA meningkat sebesar 2,35 persen atau 2.525 poib dan ditutup pada area 109.975.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
Saham PGAS naik 2,30 persen atau 40 poin menjadi 1.780.