IHSG Ditutup Naik 1,22 Persen. Cek 3 Saham Unggulan di Jajaran Top Gainers
Pergerakan IHSG berada dalam rentang area 7.863 hingga 8.032. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 17,59 triliun dengan volume transaksi sebanyak Rp 35,66 miliar dengan total perdagangan mencapai 2,17 juta transaksi.
Mayoritas sektor saham membukukan penguatan. Hanya sektor kesehatan dan keuangan yang mengalami koreksi, masing-masing sebesar 0,23 persen dan 0,19 persen.
Sementara itu, sektor bahan baku menguat drastis sebanyak 4,41 persen. Sektor energi melambung 2,93 persen dan sektor konsumer siklikal melejit 2,06 persen.
"Setelah sempat dibuka melemah akibat sentimen negatif dari penurunan outlook atas peringkat beberapa emiten, IHSG berhasil berbalik menguat," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Senin, 9 Februari 2026.
IHSG
Tim Analis Phintraco Sekuritas menyampaikan penguatan indeks bursa Asia menjadi salah satu faktor pendorong kenaikan indeks domestik. Kemudian, berlanjutnya penguatan harga emas, perak dan tembaga juga menjadi sentimen positif.
Rupiah juga ditutup menguat di level Rp16.805 per dolar AS di pasar spot, Kenaikan didukung oleh penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS.
Dari sisi teknikal, terjadi penyempitan histogram negatif MACD IHSG dan Stochastic RSI mengindikasikan reversal di area oversold. Namun, volume cenderung relatif rendah karena diperkirakan investor masih cenderung menunggu (wait and see).
Phintraco Sekuritas melaporkan sejumlah emiten saham unggulan mencetak lonjakan pesat seiring kinclongnya IHSG. Berikut tiga saham di puncak jajaran top gainers di LQ45.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Saham DSSA menguat tertinggi sebesar 8,87 persen atau 7.575 dan ditutup pada level 92.950.
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Saham SCMA meningkat sebesar 7,56 persen atau 18 poin ke posisi 256.
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
Saham MDKA menguat sebesar 6,67 persen atau 190 poin menjadi 3.040.